Press "Enter" to skip to content

DROGBA Pensiun!

  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares
Didier Drogba, By rayand – https://www.flickr.com/photos/rayand/7233036108/, CC BY 2.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=19521402

Legenda hidup Chelsea. Satu dari striker bertipe monster yang sukses bersama Chelsea, Didier Drogba, mengumumkan untuk gantung sepatu akhir musim ini. Pemain kelahiran Abidjan, Pantai Gading, ini tepat berusia 40 tahun 11 Maret kemarin.

Didier Drogba, memasuki dunia persepakbolaan profesional pada usia 21 tahun melalui klub prancis Le Mans (1998/2002). Pemain bertinggi badan 1.88m ini kemudian sempat bermain satu musim dengan Guingamp (2002/2003) sebelum hijrah ke Marseille (2003/2004).

Meski karir profesionalnya bisa dibilang terlambat, akan tetapi potensinya yang luar biasa membuat salah seorang komentator Daily Mirror saat itu menulis sesuatu tentang dirinya.

“Drogba sangat kuat secara fisik, tangguh di udara, dan kokoh menjaga penguasaan bola”.

Bahkan, Jose Mourinho, sebelum merekrutnya sempat menyatakan hal senada.

“Kekuatannya dan daya rusaknya, membuat ia sangat sulit diisolasi oleh pemain belakang manapun.”

Hal itu membuat Mourinho tanpa ragu untuk memboyongnya ke Chelsea pada Juli 2004 meski harus mengeluarkan uang sejumlah 24 juta pounds. Bersama Drogba, Chelsea menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya pada musim itu juga setelah 50 tahun.

Drogba adalah satu dari pemain yang sempat meneteskan air mata ketika Mourinho pergi meninggalkan Chelsea musim 2007/2008. Kepergian Mourinho saat itu membuat Drogba juga ancang-ancang untuk ikut hengkang. Pada suatu kesempatan disebutkan bahwa, kepergian Mourinho dari Chelsea menimbulkan luka mendalam dari para pemain yang sudah hampir seperti keluarga. Meski demikian, Drogba menyatakan tetap loyal pada Chelsea dan mencari sumber motivasi baru untuk tetap bermain.

Pada 22 May 2012, Chelsea tidak memperpanjang kontrak pemain Pantai Gading ini. Drogba kemudian memutuskan untuk hijrah ke klub Cina Shanghai Shenhua. Disana ia mencetak 8 gol dari 11 penampilan. Petualangannya berlanjut ke Galatasary (2013/2014). Melesakkan 15 gol dari 37 penampilan, membuat pintu Chelsea kembali terbuka untuknya. Drogba pulang ke Chelsea dengan status free transfer pada 25 Juli 2014.

Setahun kemudian, 27 Juli 2015, Drogba menandatangani kontrak dengan Montreal Impact, salah satu klub di Major League Soccer. Ketajaman Drogba tidak berkurang. Kekuatan fisiknya, meski di usia senja, tidak menjadi halangan untuk bisa melesakkan 21 gol dari 33 penampilan.

Sebelum menyatakan pensiun (10/3), Drogba sempat bergabung dengan Phoenix Rising salah satu tim di United Soccer League. Selama karirnya malang melintang di sepak bola, Drogba identik dengan Chelsea dan Mourinho.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.