Press "Enter" to skip to content

Kepala BPKH, Anggito Abimanyu, “Tanah Wakaf itu sangat strategis dan memiliki nilai ekonomis tinggi”

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
Ikrar Wakaf Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsyi

Polemik isu ambil alih pengelolaan tanah wakaf Habib Bugak seperti menyentak kedamaian yang saat ini menaungi rakyat Aceh. Berbagai penolakan dan kecaman keras datang dari segenap lapisan rakyat Aceh menolak rencana pemerintah pusat untuk merealisasikan rencananya tersebut.

Anggito Abimanyu menyatakan, diatas tanah wakaf tersebut kini telah berdiri sebuah hotel yang pengelola dan nazhirnya dari Arab Saudi.

Seperi yang dilansir detik.com, Anggito dan anggota BPKH Beny Witjaksono akan bertemu dengan nazhir tanah wakaf tersebut pada 19 Maret 2018 mendatang.

Beny menambahkan, pihaknya sangat tertarik untuk berinvestasi di tanahwakaf di Arab Saudi lantaran prospek yang bagus.

Sementara itu Pemerintah Aceh bersama-sama dengan rakyatnya akan menolak apapun upaya yang dilakukan jika bertujuan mengalihkan pengelolaan tanah wakaf Baitul Asyi kepada pihak lain selain nadhir wakaf.

Tanah wakaf itu selama ini telah dikelola dengan baik. Keinginan pemerintah untuk mengambil alih tata kelolanya demi kepentingan bisnis dan investasi dinilai hanya akan membuka luka lama pertikaian pemerintah pusat dengan rakyat Aceh.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.