Press "Enter" to skip to content

Yusril Ihza Mahendra, “Wakaf tanah (Habib Bugak Al Asyi) untuk kepentingan orang Aceh!”

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
Prof.Dr. Yusril Ihza Mahendra

Merebaknya wacana pemerintah melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI untuk mengambil alih aset tanah wakaf  yang selama ini dikelola Kerajaan Arab Saudi telah menimbulkan perlawanan dan kecaman.  Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu menyatakan akan membangun hotel diatas tanah wakaf yang jaraknya hanya 400m dari Masjidil Haram tersebut karena sudah di ikrarkan untuk investasi.

Komite Persatuan Pemuda Aceh (KOPPA) Abdul Jabbar menolak secara tegas rencana tersebut.

Ia menilai, BPKH telah membuat keputusan sepihak tanpa meminta pendapat rakyat Aceh.

“Kami Komite Persatuan Pemuda Aceh mewakili rakyat Aceh tidak setuju dengan rencana tersebut apapun alasannya. Dana haji saja bisa dibawa ke mana-mana, apalagi hasil inves di atas tanah wakaf Aceh nantinya,” kata Abdul Jabbar.

Yusril Ihza Mahendra ketika dimintakan pendapatnya menyatakan siap membantu rakyat Aceh menyelesaikan polemik ini.


“Kalau itu merupakan tanah wakaf yang diserahkan oleh muwaqif dengan niat yang dilafazkan untuk kepentingan orang Aceh, dan sepanjang keberadaannya tanah tersebut dikelola oleh nadzir yang telah berganti generasi namun tetap dimanfaatkan untuk tujuan semula, maka niat asal dari muwaqif tetaplah berlaku,” kata Prof Yusril dalam keterangan persnya, Senin (12/3/2018).

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.