Press "Enter" to skip to content

Kombinasi Prabowo dan Tuan Guru Bajang Paling Kuat!

  • 881
  •  
  •  
  •  
  •  
    881
    Shares
Prabowo Subianto, The King Maker!

Sebulan lalu Daimca meluncurkan polling tentang “Siapa Kandidat Calon Presiden RI 2019-2024“. Polling tersebut memunculkan nama-nama yang selalu disebut-sebut layak untuk menjadi orang paling kuat dinegeri ini.  Hingga saat berita ini dipublish tercatat telah 2550 voter memilih kandidat yang disukai.

Meskipun hasil sementara ini tidak bisa dijadikan referensi mengingat jumlah pemilih pada pemilu 2019 yang mencapai 196,5 juta orang, tetapi jumlah partisipan jauh melebihi jumlah responden polling skala nasional  yang diadakan lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Ketika itu SMRC melakukan survey nasional pada 7-13 Desember yang hanya melibatkan 1220 responden.

Dua nama yang sudah pasti masuk adalah Presiden Jokowi yang akan kembali bertarung sebagai petahana dan Prabowo Subianto yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat hingga saat ini.

Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo dan Professor Yusril Ihza Mahendra merupakan kandidat kuat yang patut diperhitungkan disamping singa podium Fahri Hamzah dan Gubernur DKI saat ini, Anies Baswedan. Disamping itu putra pertama mantan presiden Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono juga turut diikutsertakan. Agus Harimurti Yudhoyono setidak-tidaknya merupakan kandidat utama partai Demokrat saat ini.

Prabowo Subianto dan Tuan Guru Bajang teratas.

Ada hal yang sangat menarik dalam polling ini. Nama TGH. Muhammad Zainul Majdi atau lebih dikenal dengan panggilan Tuan Guru Bajang (TGB) yang masuk dalam daftar polling ternyata mendapatkan jumlah pemilih yang luar biasa, yaitu sekitar 55.49%. Angka ini menggungguli perolehan Prabowo Subianto yang mendapatkan dukungan sebanyak 23,99% suara.

Kedua figur ini merupakan tokoh sentral yang diharapkan dapat menjadi tonggak kebangkitan kembali persatuan dan ketahanan nasional bangsa Indonesia, mengingat akhir-akhir ini ketahanan nasional negeri ini seperti rapuh dan tidak berdaya menghadapi tangan-tangan asing yang mendominasi perekonomian dan aset bangsa.

Dua tokoh kuat yang patut diperhitungkan adalah Gatot Nurmantyo (GN) dan Professor Yusril Ihza Mahendra (YIM). GN meraup 8.18% pemilih sedangkan YIM 3.41% pemilih.

Presiden Jokowi saat ini hanya mampu mendapatkan kepercayaan 4.33% pemilih, sedikit diatas Professor Yusril Ihza Mahendra. Menyusul dibawahnya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (2.06%) dan Fahri Hamzah  (1.42%). Sementara Agus Harimurti  Yudhoyono berada pada posisi paling buncit dengan 1.12% pemilih.

Siapa Partai Pengusung TGB?

Polling ini akan terus dihidupkan hingga beberapa saat menjelang batas akhir pendaftaran kandidat pasangan calon presiden-wakil presiden, yaitu tangal 17 Agustus 2018. Tujuan diadakannya polling ini adalah untuk melihat kekuatan pemilih masing-masing kandidat di media sosial.

Melihat kondisi saat ini dan melihat besarnya keinginan mayoritas rakyat Indonesia yang menginginkan adanya perubahan, sangat tidak mengherankan kalau saat ini dibutuhkan figur baru berusia muda dan nasionalis. Sosok Tuan Guru Bajang saat ini muncul dan mencuat sebagai jawaban bahkan elaktibilitasnya melebihi kandidat-kandidat lain yang sudah lama diperhitungkan untuk bersaing menjadi orang nomer satu di Indonesia.

Kendala TGB saat ini cuma satu. Meski mendapatkan suara lebih dari 50% pemilih, akan tetapi Gubernur Nusa Tenggara Barat ini tidak memiliki kendaraan untuk bisa maju sesuai dengan peraturan threshold 20% yang saat itu diajukan oleh koalisi PDI-P, Golkar, Nasdem, Hanura, dan PKB.  Meskipun TGB menduduki posisi penting di Partai Demokrat, akan tetapi keberadaan Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sesuatu yang tidak dapat dielakkan.

Desakan Keluar dari Demokrat

Petinggi-petinggi di elit tubuh Demokrat saat ini seperti terbelah menjadi dua. Saat ini setelah ramai issue tuduhan petinggi demokrat yang menyatakan TGB menggunakan buzzer untuk mendongrak elaktibilitasnya, elite partai berlogo tiga berlian itu serpertinya sekarang menahan diri untuk tidak berkata apapun mengenai TGB.

Baca juga: Demokrat tuduh TGB gunakan buzzer!

Dunia media sosial saat ini seperti satu hati menyuarakan TGB untuk meninggalkan Demokrat dan bergabung kembali dengan PBB yang telah membesarkan namanya. Atau bahkan bergabung ke salah satu partai koalisi yang memungkinkan alumni Al-Azhar ini maju sebagai salah satu kandidat pada pilpres 2019 nanti.

Harapan besar mayoritas rakyat Indonesia juga tertumpu kepada Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera untuk mau meminang  TGB, mengingat tingginya tingkat elaktibilitas gubernur yang berhasil mengangkat laju pertumbuhan perekonomian daerahnya menjadi 9,9% dalam hanya rentang waktu 2014-2016 ini.

Kombinasi Prabowo Subianto dan Tuan Guru Bajang.

Prabowo Subianto adalah seorang visioner. Wawasan nasional dan kepemimpinannya diharapkan mampu mengembalikan kekuatan dan ketahanan nasional bangsa Indonesia menghadapi dinamika dunia global yang membahayakan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi seorang tokoh muda kharismatik yang cerdas. Seorang presiden kecil di sebuah negeri di sebelah timur Indonesia yang sarat prestasi.

Dalam dua periode kepemimpinannya, TGB sukses mengangkat NTB dari predikat sebagai provinsi tertinggal. Bahkan NTB berhasil dibawanya menjadi provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terbaik (9,9%), melampaui tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 4,9%.  TGB juga berhasil menekan angka pengangguran di NTB hingga 3,32 persen. Prestasinya ini menyematkan NTB sebagai provinsi ke-6 dengan angka pengangguran terendah.

Mayoritas rakyat Indonesia berharap TGB mampu menularkan keberhasilannya dalam skala yang lebih besar yaitu skala nasional. Kombinasi antara Prabowo Subianto sang visioner serta Tuan Guru Bajang sang  mutiara terpendam dari timur, akan menjadi pemersatu suara rakyat yang selama ini termarjinalkan di negeri sendiri, negeri tempat mereka dilahirkan dan dibesarkan.

 

 

 

 

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *