Press "Enter" to skip to content

Ambisi Partai Demokrat Membentuk Poros Ketiga

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
Ambisi Demokrat Membentuk Poros Ketiga

Di tengah semakin menguatnya dukungan terhadap Joko Widodo dari sejumlah partai serta semakin harmonisnya hubungan antara Partai Gerindra dengan PKS untuk mengusung Prabowo Subianto, sejumlah elite Partai Demokrat meletupkan isyu untuk membentuk poros tengah alias poros ketiga dengan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono sebagai bakal calon presiden.

Salah satu diantaranya adalah Roy Suryo, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat. Dalam sebuah diskusi bertajuk “Politik Copras Capres” yang digelar di Warung Daun, Cikini, Jakarta pada 21/4/2018,

Roy mengungkapkan bahwa pembentukan poros ketiga tersebut masih mungkin untuk dapat dilakukan dengan berkaca pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017, dimana pada saat itu Partai Demokrat mengusung calonnya sendiri, yaitu AHY yang berpasangan dengan Sylviana Murni.

Pendapat senada juga disampaikan Agus Hermanto, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Menurutnya, Partai berlambang mercy ini masih memprioritaskan peluang agar dapat terbentuk poros ketiga pada Pilpres 2019 nanti.

“Kami masih terus melakukan komunikasi dengan sejumlah partai untuk dapat membentuk poros ketiga tersebut,” ungkap Agus.

Komunikasi yang dilakukan oleh partainya tersebut karena dilandasi oleh dinamisnya situasi politik serta belum adanya partai pendukung Jokowi yang mengirimkan surat dukungan secara resmi ke KPU. Karena itu, peluang Partai Demokrat untuk membentuk poros ketiga masih terbuka lebar hingga batas pendaftaran capres.

Dari sekian banyak partai yang diharapkan dapat mendukung terbentuknya poros ketiga, dua diantaranya adalah PKB dan PAN. Agus tidak memungkiri bahwa Ketua Umum PKB saat ini sedang berharap untuk dapat dipinang oleh Jokowi, sedang Ketua Umum PAN digadang-gadang dapat menjadi pasangan Prabowo Subianto.

Namun jika ternyata cawapres yang disodorkan PKB dan PAN tersebut sama-sama ditolak oleh Jokowi dan Prabowo, tidak menutup kemungkinan, kedua partai itu akan membentuk koalisi dengan Partai Demokrat untuk membangun poros ketiga.

Keyakinan untuk menggandeng PKB dan PAN menurut Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat ini semakin kuat, karena sebelumnya kedua partai tersebut pernah menjalin koalisi dengan Demokrat di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Upaya untuk membangun koalisi dengan sejumlah partai, menurut Agus tidak hanya dengan PKB dan PAN tapi juga dengan partai-partai yang lain. Salah satu diantaranya adalah pertemuan yang dilakukan SBY dengan Wiranto.

“Koordinasi merupakan hal yang wajar dalam politik. Namun demikian, keputusan Demokrat terkait dengan Pilpres 2019 akan disampaikan secara resmi setelah mendapatkan komposisi yang paling tepat. Karena kami memiliki beberapa strategi, termasuk mendukung salah satu pasangan dari dua poros yang ada,” ungkap Agus.

Baca juga: Pertemuan Demokrat-PKS Kuatkan Wacana Poros Ketiga Pilpres 2019

Pernyataan dari elite Partai Demokrat untuk membentuk poros ketiga tersebut semakin kuat saat Kogasma (Komandan Satuan Tugas Bersama) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan pernyataannya bahwa dalam politik semua serba mungkin, dan dunia politik di tahun 2019 sangat cair, sehingga masih dapat muncul berbagai kemungkinan, termasuk kemungkinan munculnya poros ketiga.

AHY mengakui bahwa dari hasil survey, terdapat dua kandidat kuat dalam Pilpres 2019 nanti yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Namun hasil dari lembaga survey tersebut juga menyebutkan bahwa posisi kedua figur masih belum aman.

“Karena itulah muncul banyak spekulasi, termasuk spekulasi munculnya poros ketiga dan spekulasi lainnya. Semuanya masih sangat cair, sehingga Demokrat dan partai-partai politik terus bekerja di belakang layar, salah satunya dengan membangun chemistry antar parpol agar dapat membentuk koalisi,” papar AHY.

Meski AHY dan sejumlah elite Partai Demokrat berkeyakinan akan dapat membentuk poros ketiga, namun partai ini secara resmi masih belum mengeluarkan keputusan dengan siapa akan berkoialisi. (AGK).

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.