Press "Enter" to skip to content

“Iwan Fals, Apa yang kau cari dari Polling-polling itu?”

  • 12
  •  
  •  
  •  
  •  
    12
    Shares
Iwan Fals, “Apa yang kau cari Bang?”

Penyanyi dan pencipta lagu balada Iwan Fals selama ini dikenal dengan konsistensinya mengkritisi pemerintah lewat syair dan lagu-lagunya. Lirik lagu yang lugas, tajam, sederhana, enak didengar dan menghentak jauh kedalam jiwa.

Akan tetapi konsistensi tersebut mulai pudar. Pencipta lagu “Penguasa Beri Hamba Uang” ini seperti tidak lagi nyaring bersuara lantang meneriakkan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan.

Iwan Fals kehilangan semangat dari lagu-lagunya. Ketika bangsa ini dihadapkan pada tingginya pengangguran, pencipta lagu “Sarjana Muda” ini tidak terdengar suaranya.

“Bang Iwan, Lagumu tetap ada dijiwa kami meski kau sudah mati”

Ketika para sarjana anak negeri resah mencari kerja. Ketika mereka  yang empat tahun lamanya bergelut dengan buku demi sebuah ijazah tanpa ada  jaminan masa depan. Ketika mereka harus berjalan dari kantor-kekantor untuk mendapatkan kerja yang di dambakan. Ternyata kerjaan tersebut telah diberikan ke bangsa asing melalui sebuah kebijakan yang timpang.

“Bang Iwan, Negeri ini dilanda Balada Penganguran!”
“Misteri ijazah tidak ada gunanya”
“Ketekunan tidak ada artinya”

“Bang Iwan, Mereka butuh kerjaan”
“Akan merampok takut penjara”
“Menyanyi tidak bisa”
“Bunuh diri ku takut neraka”
“Menangis tidak bisa”

“Menghutang lalu lagi menghutang”
“Tahu tahu menipu”

Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Pengangguran oh!
Oh ya!

Iwan Fals akhir-akhir seperti sibuk dengan permainan barunya. Polling. Berkali-kali melakukan polling. Entah apa hasil yang diinginkannya. Tidak ada yang tahu.

Satu hal yang pasti, “Bang Iwan, ini lagu untukmu!”

Lagu yang awet abadi. Semangatnya melekat dihati kami, meski hati pemilik lagunya telah mati.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *