Press "Enter" to skip to content

Menakar Menaker – Yusril Ihza Mahendra VS Hanif Dhakiri

  • 19
  •  
  •  
  •  
  •  
    19
    Shares
Yusril Ihza Mahendra

Pertarungan ‘maut’ antara Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dhakiri dan Yusril Ihza Mahendra semakin mendingin (bukan memanas). Bukan apa-apa, hal ini dikarenakan balasan Twitter yang amat sederhana yang diperoleh, ketika ditanyakan apakah ketika Yusril menjabat tidak protes bila ada TKA (Tenaga Kerja Asing).

Sangat disayangkan pertanyaan ini dilemparkan oleh pejabat negara setingkat menteri. Pertanyaan seperti ini tentu dapat dimaklumi apabila diberikan oleh anak yang masih belajar di bangku sekolah. Tapi apabila oleh seorang menteri, pejabat dengan kewenangan amat besar, tentu sangat mengecewakan.

Kita semua pasti mengerti apabila ada TKA, karena memang kadang dibutuhkan. Permasalahannya adalah ketika TKA yang datang tidak kita butuhkan dan bahkan dikategorikan membahayakan.

Di negara maju seperti Jerman, negara benar-benar melindungi rakyatnya dengan kebijakan yang selalu memprioritaskan rakyatnya sendiri. Tenaga Kerja Asing diberikan visa kerja dengan mensyaratkan perusahaan untuk mencari Pekerja lokal (orang Jerman) terlebih dahulu, apabila tidak ada maka prioritas kedua diberikan kepada orang Uni Eropa, apabila tetap tidak ada maka diberikan ke negara non Uni Eropa.

Baca juga: #2019GantiPresiden. Beri Aku Sepuluh Tukang Sablon, Maka Akan Ku Guncang Istana!

Dengan adanya skala prioritas ini, maka kepentingan rakyat Jerman selalu menjadi hal yang utama. Bukan mengutamakan pekerja asing yang berasal dari Tiongkok misalnya.

Pertanyaan retorik yang disampaikan oleh Pak Menteri sepertinya tidak berisi apa-apa. Malah pertanyaan ini menunjukkan kualitas beliau sebagai menteri.

Sayang sekali ‘pertarungan’ ini bukannya memanas malah antiklimaks (ifn)

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.