Press "Enter" to skip to content

Ada Sosok Soekarno Dibalik Renovasi Masjidil Haram

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lokasi Sa’i antara Safa dan Marwa

Sosok Soekarno memang tidak ada habisnya untuk dibicarakan. Meski raga tak lagi ada, tetapi sumbangsihnya selama hidup tak akan pernah lenyap dari ingatan.

Soekarno tak hanya berjasa pada negeri ini, melainkan juga pada dunia. Ia tidak hanya dikenal sebagai penyelamat Universitas Al-Azhar atau menemukan makam Imam Bukhari saja, melainkan juga pencetus ide renovasi Masjidil Haram.

Bagaimana kisah selengkapnya?

Sosok Soekarno, Penggagas Renovasi Masjidil Haram

Seperti Anda ketahui, Masjidil Haram merupakan tempat suci yang digunakan oleh umat Islam untuk beribadah, menunaikan haji atau umrah. Setiap tahun, ada banyak jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Baca Juga: Kisah Soekarno Selamatkan Universitas Islam Al-Azhar Mesir

Saat berkunjung ke tanah air, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud menceritakan bahwa Soekarno memiliki andil besar dalam renovasi Masjidil Haram. Kala itu, di tahun 1955, Soekarno berkesempatan untuk melaksanakan rukun islam kelima.

Ketika dirinya tengah menunaikan ibadah Haji, Soekarno tidak bisa menghilangkan rasa kepeduliannya terhadap kondisi Masjidil Haram saat itu yang disesaki oleh jamaah. Akibatnya, tak sedikit jamaah yang merasa kerepotan ketika hendak melaksanakan sa’i.

Sosok Soekarno yang merupakan seorang arsitek lantas memberikan idenya pada pemerintah Arab Saudi, yaitu membuat bangunan bertingkat untuk melaksanakan sa’i. Meski tidak langsung disetujui, tetapi usulan tersebut ditampung untuk dipertimbangkan lebih dulu.

Masukan Soekarno Diwujudkan oleh Pemerintah Arab Saudi

Hingga pada tahun 1966, Masjidil Haram direnovasi secara besar-besaran. Masukan Soekarno terkait pembangunan jalur sa’i direalisasikan oleh pemerintah Arab Saudi. Dengan renovasi tersebut, jamaah tidak lagi kesulitan dan lebih teratur.

Baca Juga: Kisah Soekarno Temukan Makam Ahli Hadis Imam Bukhari

Ide Soekarno tersebut telah berhasil diwujudkan. Bahkan kini pemerintah Arab Saudi memfasilitasi Masjidil Haram dengan sangat baik. Tujuannya adalah untuk memberikan kenyamanan pada jamaah saat menunaikan ibadah. Dengan begitu, pertemuan dengan Sang Khalik lebih khusyuk.

Demikianlah kisah tentang Soekarno yang berada dibalik renovasi Masjidil Haram. Sosok Soekarno yang tegas dan penuh wibawa memang selalu bisa membuat siapa saja berdecak kagum. (efs)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *