Press "Enter" to skip to content

Pemilu Kian Dekat, Ulama Didekati, Habib Rizieq jadi Idola Politisi

  • 18
  •  
  •  
  •  
  •  
    18
    Shares
Habib Rieziq Shihab
Habib Rieziq Shihab

Jelang pemilu mendatang, tak sedikit politisi yang mulai mempersiapkan “amunisi” perangnya. Salah satunya adalah mendekati ulama. Mengapa? Karena mayoritas masyarakat Indonesia menganut agama Islam dan ulama adalah tokoh penting bagi muslim.

Ulama begitu dihormati, tindakannya menjadi contoh, ajakannya diikuti. Bisa dibilang basis pengikut ulama sangat besar. Hal ini menjadi “lahan subur” bagi politisi yang ingin mendapatkan cara cepat dan halal untuk meraih suara. Selain itu, taktik tersebut terbukti efektif menghimpun massa dalam waktu relatif singkat.

Fenomena tersebut sudah tidak asing lantaran sering kali terjadi menjelang pemilu. Di Indonesia, banyak ulama yang digandrungi kaum elit politik, tak terkecuali Muhammad Rizieq Shihab atau yang lebih dikenal dengan sebutan Habib Rizieq.

Bahkan Imam besar Front Pembela Islam ini menjadi idola baru para politisi. Habib Rizieq kerap dimintai pendapat mengenai banyak hal, termasuk bagaimana strategi yang tepat untuk menjadi pemimpin.

Habib Rizieq dan Pemilu di Indonesia

Kendati ia sempat tersandung masalah yang hingga kini belum terselesaikan. Bukan berarti sosoknya lenyap begitu saja. Malahan, kasus kriminalisasi tersebut semakin membuat namanya dikenal luas. Habis Rizieq pun banjir dukungan.

Pria yang kini menetap sementara di Arab Saudi ini masih sering dimintai pendapatnya. Yang terbaru, Habib Rizieq pernah meminta empat partai besar, yakni Gerindra, PKS, PAN, dan PBB untuk berkoalisi.

Himbauan tersebut ia sampaikan langsung pada Wasekjen Gerindra, Andre Rosiade yang datang untuk mengunjunginya di Mekkah. Koalisi tersebut diharapkan mampu menjadi lawan kuat bagi incumbent demi mewujudkan NKRI yang lebih baik.

Selama berada di Mekkah, cukup banyak politisi yang menyempatkan diri untuk bertemu dengannya. Salah satunya adalah calon Wali Kota Palembang, Harnojoyo. Selain untuk silaturahim, Harnojoyo datang menemui Habib Rizieq untuk menimba ilmu yang akan ia gunakan untuk membangun kota Palembang.

Masukan Habib Rizieq untuk Lawan Politik

Berbekal persaudaraan alumni 212, Habib Rizieq telah memiliki sejumlah peta politik untuk memenangkan umat Islam secara politik. Strategi yang akan digunakan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi dan situasi wilayah pemenangan.

Kendati demikian, ia pun tidak menolak untuk memberi masukan pada lawan politiknya. Terbukti saat dirinya bertemu dengan politikus PDIP yang menjabat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, Erwin Moeslimin Singajuru, Habib Rizieq menerimanya dengan hangat.

Meski Erwin hanya berkunjung atas nama pribadi, tetapi Habib Rizieq memberikan masukan penting untuk PDIP, antara lain:

  • Meminta agar PDIP bersih dari keturunan PKI dan kader yang masih mengusung atau mendukung paham komunis.
  • Melepaskan diri dari neoliberalisme dan misionaris jahat yang intoleransi terhadap ajaran Islam.
  • Menjaga asas proporsionalisme dan adil dengan komposisi penduduk yang 90 persen Islam. Juga mayoritas kader dan pimpinan PDIP pun 90 persen Islam.
  • Meminta PDIP melakukan evaluasi dan merevisi kebijakan antiislam.
  • Mengharuskan PDIP menjadi partai nasionalis religius sehingga tidak melulu memusuhi agama dan ulama.

Tak hanya Habib Rizieq, sederet ulama lain pun didekati para politisi, seperti Yusril Ihza Mahendra yang dikenal dekat dengan ulama NU, Muhammadiyah, FPI, dan sejumlah ormas islam lainnya. Belum politisi lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Baca juga: Yusril Bantah Berita PBB Dukung Gatot Nurmantyo

Sebenarnya, mendekati ulama dan menimba ilmu darinya tidak dilarang, justru sangat diperbolehkan. Namun, jangan sampai mendekati ulama ketika dibutuhkan saja, yakni saat musim pemilu tiba. (efs)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.