Press "Enter" to skip to content

Diduga Curi Start Kampanye, PSI Dipanggil Bawaslu

  • 13
  •  
  •  
  •  
  •  
    13
    Shares
Partai Solidaritas Indonesia

Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) mengkonfirmasi adanya surat yang dikirimkan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengenai adanya dugaaan pelanggaran terkait start kampanye PSI yang dilakukan  di media cetak.

“ Ada dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PSI mengenai iklan di media cetak yang berisi susuanan kabinet dan teman-teman sudah memantau hal tersebut” ungkap Rahmat Bagja anggota Bawaslu seperti diansir dari Cnnindonesia.com

Iklan tersebut telah beredar di 6 media cetak baik media nasional maupun daerah. Dalam iklan tersebut juga tercantum jelas citra PSI melalui logo dan nomor urut partainya.

Baca Juga : Kritik Jokowi, Dijerat Pasal Berlapis!

“ Ada indikasi pelanggaran maka dari itu kami mengundang PSI untuk mengkalarifikasi hal tersebut” tambah bagja

Adanya Logo dan nomor urut dalam iklan tersebut membuat PSI diduga telah melakukan pelanggaran karena jelas mencerminkan citra partai yang di ketuai oleh Grace Natalie itu.

Sebelumnya Bawaslu telah menegaskan bahwa hanya akan menindak unsur-unsur kampanye seperti Baliho, Spanduk iklan di media cetak hingga online yang dengan jelas memperlihatkan Logo Partai dan juga nomor urut Partai dalam pemilu.

Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Ketua Umum Bawaslu Abhan bulan April lalu.

“ Kalau ada Logo Partai atau nomor urut Partai itu jelas pelanggaran karena sudah termasuk dalam kampanye” ungkapnya

Dalam iklan tersebut terpampang jelas sang incubment Joko Widodo yang disertai beberapa foto tokoh nasional seperti Sri Mulyani, Agus Harimurti Yudhoyono hingga Mahfud MD. Di pojok kanan iklan sendiri juga tertera nomor 11 yang merupakan nomor urut PSI.

Pihak PSI sendiri mengakui terkait adanya iklan tersebut namun menurut mereka iklan tersebut bukanlah usaha dalam mencuri start kampaye untuk Pilpres 2019 melainkan upaya untuk menginformasikan pada masyarakat jika PSI sedang mengadakan poling.

“ Itu sebenarnya hanya berupa poling saja. Dalam poling tersebut kami melakukannya secara online sehingga masyarkat nanti melakukannya melalui website. Tujuan dari iklan itu hanya untuk menginformasikan saja pada masyarakat jika kami sedang mengadakan polling” ungkap Grace Natalie Ketua Umum PSI.

Langkah tegas Bawaslu ini tentu sangat patut diapresiasi dalam menertibkan beberapa parpol yang terindikasi mencuri start dalam kampanye demi menjaga situasi yang kondusif jelang Pilpres 2019. Kampanye sendiri menurut jadwal akan dilakukan pada 23 September nanti.

 

 

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.