Press "Enter" to skip to content

Gerindra Desak Jokowi Usut Transkrip Percakapan Rini Soemarno

  • 10
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares
Rini Soemarno – Sofyan Basir

Desakan untuk mengungkap Transkrip percakapan antara Menteri BUMN Kabinet Presiden Joko Widodo Rini Soemarno dengan dirut PLN Sofyan Basir yang diduga berisi mengenai skandal pembagian saham semakin kencang.

Kini Partai Gerindra melalui Wakil Ketua Umumnya Ferry Julaintono mendesak Jokowi untuk menyelesaikan skandal tersebut dan menyerahkan kasus itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“ Itu sih wajib dibuka oleh Pak Jokowi sekarang berani tidak Pak Jokowi minta kepada KPK untuk membuka percakapan tersebut. Percakapan itu jelas sudah termasuk skandal” ujar Ferry seperti dilansir dari cnnindonesia.com.

Menurut Ferry skandal transkrip percakapan Rini Soemarno tersebut wajib hukumnya di buka pada publik karena pemerintah juga harus segera membenahi permasalahan lain.

Permasalahan lain yang dimaksud Ferry adalah seperti kenaikan beberapa harga bahan pokok hingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

“ Masalah ini wajib dituntaskan secara terbuka supaya publik tahu seperti apa karena ada tugas berat bagi pemerintahan Pak Jokowi ini.”

“ Jangan kebanyakan kampanye Pak Jokowi, kalau Dollar sudah Rp. 15.000 jatuh Presiden ini” tambahnya

Baca Juga : Teka-teki Rekaman “Bagi-bagi Saham” Menteri BUMN dengan Dirut PLN

Kasus ini menurut Ferry juga dapat membuat anjloknya elektabilitas Jokowi. Dalam Survey versi median yang dirilis sebelum mencuatnya kasus transkrip percakapan Rini Soemarno ini elektabilitas Jokowi mencapai 36%.

“ Menurut saya elektabilitas Jokowi setelah adanya kasus ini bisa turun ke angka 30% setelah kemarin mencapai 36%”

Ferry menampik jika skandal ini merupakan keuntungan besar bagi partainya jelang Pilpres 2019 mengingat hampir pastinya rematch antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subainto dan Presiden Joko Widodo.

Dirinya juga menegaskan bahwa pihak Gerindra tidak akan memanfaatkan indikasi adanya skandal ini sebagai keuntungan partai berambang Burung Garuda tersebut jelang Pilpres pada tahun depan. Ferry mengatakan jika Gerindra ingin menang dengan cara ksatria.

“ Tidak ada keuntungan bagi Gerindra dalam kasus ini, itu kan nanti dan kami ingin menang dalam pemilu dengan cara ksatria” tutupnya.

Sejauh ini baru Kementrian BUMN yang mengkalrifikasi secara resmi mengenai isi transkrip percakapan Rini Soemarno tersebut.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.