Press "Enter" to skip to content

Jusuf Kalla, “Investor China Harus Prioritaskan Pekerja Indonesia”

  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meminta kepada investor China atau Tiongkok untuk lebih memprioritaskan pekerja Indonesia dalam proyek-proyeknya yang dibangun di Indonesia. Secara umum, Kalla berharap bahwa ada peningkatan kerja sama antara dua negara yang saling menguntungkan. Hal tersebut diungkapkan oleh Jusuf Kalla di hadapan Perdama Menteri China Li Keqiang dalam pertemuan bisnis Indonesia – China di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (7/5) malam.

“Harapan Indonesia untuk mewujudkan peningkatan investasi China di sektor industri manufaktur, pengolahan energi, ramah lingkungan, dengan memprioritaskan tenaga kerja Indonesia dan memberi memberi nilai tambah bagi industri hulu dan hilir.” Tutur Jusuf Kalla.

Baca juga: Relawan Jokowi Curi Start Kampanye!

JK seakan memberikan persyaratan tambahan bagi investor China yang ingin membangun proyeknya di tanah Indonesia. Mereka harus mengutamakan para pekerja lokal atau masyarakat setempat, dan tidak malahan memakai pekerja China yang dibawanya sendiri.

JK menginginkan peningkatan kerja sama perdagangan antara Indonesia – China dengan tetap mengupayakan keseimbangan neraca perdagangan. JK juga berharap terjadi peningkatan impor China atas beberapa produk komoditas asli Indonesia. Misalnya, kelapa sawit, biodiesel, kopi, buah-buahan tropis, perhiasan, dan lain sebagainya. Semua produk berkelas asal Indonesia bisa dipromosikan secara online di portal bisnis ternama milik China.

JK menjelaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia – China semakin menguat sejak pencanangan kemitraan strategis komprehensif dengan negara Tirai Bambu tersebut pada tahn 2013. Salah satu dampaknya, yaitu ditunjukkan dengan peran China sebagai mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Pada 2017, total perdagangan Indonesia – China mencapai lebih US$60 miliar.

“Kemitraan akan menguat dengan kesepakatan membangun empat koridor ekonomi lintas integrasi Indonesia” lanjut JK.

Menurut JK, kerja sama dan pertumbuhan ekonomi kedua negara bisa terus besar di masa depan . Hal tersebut tak lepas dari kebijakan masing-masing negara yang mempermudah investasi China di Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan Peraturan Presiden tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Kebijakan tersebut disorot dan dijadikan bahan bagi oposisi untuk menyerang pemerintah. Isu pekerja kasar China yang membanjiri Indonesia dan bekerja pada proyek-proyek investasi milik China.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.