Press "Enter" to skip to content

Banyak Bukti Buruh Kasar China Serbu Indonesia!

  • 12
  •  
  •  
  •  
  •  
    12
    Shares
Mirah Sumirat, “Sudah cukup banyak bukti…”

Isu keberadaan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang beberapa waktu terakhir ini memang menjadi isu strategis menyerang pemerintah. Pemberlakuan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang penggunaan TKA yang diterbitkan oleh Presiden Jokowi malahan semakin membuat pihak yang berseberangan dengan pemerintah alias oposisi semakin berani menyerang kebijakannya. Ada yang sudah menyodorkan bukti perihal serbuan TKA asal China yang membanjiri pelosok Indonesia. Mulai dari foto hingga video dijadikan bukti, entah benar tidaknya. Biasanya, bukti-bukti tersebut tersebar di jejaring sosial media, sehingga banyak orang atau netizen yang mengetahuinya.


Paling disoroti adalah TKA asal China yang tidak mempunyai skill apapun alias buruh kasar. Beberapa bukti di sosial media menayangkan mereka sedang bekerja sebagai buruh kasar, seperti mengaduk semen atau sejenisnya. Ada juga yang membagikan kiriman video beberapa pekerja asal China lari tunggang langgang, setelah ada pemeriksaan dari instansi terkait.

Baca juga: “Kalau Investasi Asing Berubah Menjadi Invasi Asing, Kami Siap Melawan!”

Seperti cuitan dari Mirah Sumirah di @m_mirah pada 9 Mei 2018. “Pihak-pihak yg masih saja menyangkal dan menolak kebenaran terkait informasi keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) unskill di Indonesia, data dan bukti sdh sering disampaikan namun masihkah kalian tetap menyangkal?” isi cuitannya.

Di bawah cuitan terdapat kiriman dari Rahmat Ramadhan @RahmatR35554528, “Barusan dapat kiriman yang berada di site area, mengetahui ada pemeriksaan para TKA ini melarikan diri ke hutan @m_mirah @Yusrilihza_Mhd @laodeida @SaidDidu”.


Sementara itu, anggota Komisi III Fraksi PDIP Artes Dahlan saat diwawancarai wartawan di Hotel Sari Pasific, Jakarta, Rabu (2/5) menegaskan bahwa dalam Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tersebut tidak ada satu pun ayat yang membuat TKA dapat dengan mudah masuk ke Indonesia. Penggunaan TKA tetap dalam batas limitatif dan dala pengawasan yang ketat. Selain itu, TKS yang ingin bekerja di Indonesia pun mesti memiliki skill dan tidak boleh bekerja kasar di Indonesia.

“Coba dicermati Perpres itu. Saya ingin tanyakan pada bagian mana yang mengakibatkan serbuan TKA dalam Perpres itu. Baca dulu, cermati, baru kita bicara” ucapnya.

 

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.