Press "Enter" to skip to content

Brandenburger Tor, Destinasi Ikonik Simbol Perdamaian kota Berlin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Brandenburger Tor, Berlin
Brandenburger Tor, Berlin

Brandenburger Tor, Gerbang Perdamaian di Kota Berlin Tor atau Brandenburg Gate merupakan salah satu destinasi wisata andalan kota Berlin. Bisa dibilang, bertandang ke German tak akan afdal sebelum mengunjungi monumen bersejarah ini.

Brandenburg Gate yang dibangun oleh Raja Prussia Frederick William II di tahun 1971 ini menjadi ikon wisata paling terkenal di Jerman. Gerbang ini dibangun sebagai simbol perdamaian.

Sejarah Brandenburger Tor Berlin

Di abad ke-19, ada 18 pintu gerbang yang berdiri dengan kokoh sebelum memasuki kota Berlin. Namun, kini hanya tersisa Brandenburger Tor Berlin.

Gerbang yang dibuat oleh seorang arsitek bernama Carl Gotthard Langhans ini menyerupai pintu gerbang menuju Acropolis, Athena, Yunani yang dinamakan Prpylaeum. Kemiripan ini membuat seorang penyair memberikan julukan “Athena di tepi sungai Spree” pada Brandengburger Tor Berlin.

Bangunan yang berada di kota Berlin ini sangat unik, terdiri dari enam pilar besar yang fungsinya sebagai penopang atap sepanjang sebelas meter. Di bagian atap terdapat empat patung kuda yang tengah menarik kereta kencana.

Konon patung wanita yang mengendarai kereta kencana adalah Eirene, seorang Dewi Perdamaian dalam mitologi Yunani. Patung yang dibuat oleh Gottfried Schadow di tahun 1793 ini dinamakan Quadriga.

Menurut catatan sejarah, gerbang yang disebut juga sebagai Friedenstor atau Gerbang Perdamaian ini pernah menjadi saksi bisu peperangan di tahun 1806. Kala itu tentara Napoleon memasuki kota Berlin dan merampas Quadriga secara paksa.

Kemenangan tersebut tak berlangsung lama. Setelah Napoleon berhasil ditaklukan, patung Quadriga yang berada di Paris kembali ke tempat asalnya, Berlin di tahun 1814. Kembalinya patung ini tak lepas dari jasa Jenderal Ernst von Pfuel.

Tak berselang lama, patung Eirene sang Dewi Perdamaian pun didesain ulang oleh Karl Friedrich Schinkel dan diubah menjadi patung Dewi Kemenangan, Victoria lengkap dengan elang Prusia dan simbol salib.

Di tahun 1933, Adolf Hitler sang pemimpin Nazi melakukan pawai besar-besaran di gerbang kebanggaan warga Jerman. Konon, Hitler sempat berniat untuk menjadikan Brandenburger Tor sebagai poros utama “Germania” kota rekaan yang hendak dibuatnya.

Pada masa Perang Dunia II, gerbang ini mengalami kerusakan parah dan sempat diduduki oleh Uni Soviet selama dua belas tahun, yakni tahun 1945 hingga 1957.

Tepat pada tanggal 9 November 1989, seluruh warga Jerman berkumpul di gerbang ini untuk merayakan runtuhnya tembok Berlin.

Wajah Brandenburger Tor di Masa Kini

Kini Brandenburger Tor digunakan sebagai tempat bertemunya ribuan orang dari seluruh penjuru dunia. Tempat ini pun kerap digunakan sebagai tempat menonton pertandingan atau sekadar merayakan pergantian tahun baru.

Setiap bulan Oktober, Brandenburger Tor akan dihiasi lampu-lampu nan cantik yang membuatnya tampak megah. Jika Anda tertarik untuk melihat secara langsung Festival Lampu atau ingin menikmati keindahan arsitektur “Wajah kota Berlin” datanglah ke Brandenburger Tor.

Untuk mencapai lokasi ini, Anda bisa menggunakan kerete Metro S1 dan S2 atau bus 100 dengan tujuan Unter den Linden.

Nah, ternyata liburan di Jerman sangat mudah dan menyenangkan bukan? Sudah siap untuk berwisata ke Brandenburger Tor Berlin?

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *