Press "Enter" to skip to content

Cara Memerangi Teroris Menurut Menteri Pertahanan

  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares
Cara Memerangi Teroris Menurut Menteri Pertahanan

Rentetan serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo bisa jadi akan terus berlanjut jika tidak sesegera mungkin diantisipasi, karena menurut Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryakudu, basis ISIS (Islamic State in Iraq and Syria) di Asia Tenggara akan dipindahkan dari Marawi, Filipina  ke Indonesia.

Para teroris tersebut menurut Menhan adalah milisi-milisi ISIS generasi ketiga yang pernah berperang di Suriah dan kini kembali ke tanah air masing-masing pasca kekalahan ISIS. Sementara generasi pertamanya adalah teroris pasca tragedi 11-11-2001 dan generasi kedua adalah para teroris ISIS.

Ancaman nyata dan serius dari para teroris terhadap keamanan negara itulah yang membuat Menhan merasa perlu untuk memberikan pernyataan kepada media tentang langkah-langkah yang harus dilakukan oleh seluruh elmen bangsa untuk memerangi terorisme.

Dalam pernyataan pers yang disampaikannya di Jakarta pada 14/5/2018, mantan Kepala Staff Angkatan Darat ini mengatakan,”Kita harus keras dalam melawan kekerasan (terorisme). Jangan sedikit-sedikit HAM, sedikit-sedikit HAM..”

Perlawanan yang keras harus dilakukan terhadap teroris karena rencana akan dipindahkannya basis ISIS di Asia Tenggara dari Marawi ke Indonesia sudah benar-benar matang. “Artinya persiapan mereka tidak nanggung-nanggung. Para teroris yang pulang kampung tersebut mendapat perintah langsung dari pimpinan mereka yang ada di Kabul, Afganistan.”

Untuk itu, Menteri Pertahanan mengajak masyarakat agar bersama-sama memerangi terorisme dan paham radikalisme, karena kunci keberhasilan memerangi terorisme adalah kebersamaan.

“Kita sebagai anak bangsa harus bersama-sama memerangi terorisme, karena keberhasilan dalam melawan teroris adalah kebersamaan, bukan hanya mengandalkan senjata. Sebab kekuatan senjata hanya 1 persen keberhasilannya, sedang yang 99 persen adalah rakyat. Jadi rakyat harus bersama-sama melawan,” tegas Ryamizard Ryakudu.

Kebersamaan masyarakat yang dimaksud Menhan salah satunya adalah bahu membahu dengan kepolisian untuk menekan teroris, sehingga teroris tidak leluasa bergerak di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, masyarakat diminta secara aktif melaporkan segala sesuatu yang mencurigakan termasuk orang-orang asing di lingkungannya.

Tidak hanya itu, Menhan juga meminta kepada tokoh-tokoh agama agar ikut serta dalam melawan paham-paham radikal dengan menyebarkan paham dan dalil-dalil yang benar agar dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat mengingat para simpatisan ISIS di Indonesia juga berusaha merekrut anggota baru dengan menyebarkan paham-paham radikal. (AGK)

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *