Press "Enter" to skip to content

Rupiah Tembus Rp 14.200, Prediksi Rizal Ramli Benar!

  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares
Rupiah tembus 14.200 per USD

Nilai tukar dollar Amerika Serikat terhadap rupiah semakin menguat. Diketahui pada senin (21/5/2018) menembus level Rp 14.200 naik 3 poin dari posisi sebelumnya di level Rp 14.197 per dollar AS. Tentu saja hal ini cukup mengkahawatirkan karena nilai tukar rupiah terus merosot, sehingga berdampak pada industri kecil, menengah, hingga besar. Terutama industri yang masih mengimpor bahan baku dasarnya dari luar negeri yang notabene memakai patokan kurs dollar. Jika rupiah terus merosot dan melemah, tentu saja yang paling terpukul adalah masyarakat kecil.

Kita bisa membayangkan sendiri bagaimana perusahaan-perusahaan di luar sana yang masih memakai bahan impor harus menutup kerugiannya dengan merumahkan atau mem-PHK karyawannya. Sebuah langkah pahit dan harus diambil jika tak ingin perusahaan gulung tikar karena biaya produksi semakin meningkat, sementara itu pendapatan masih tetap. Biasanya, karawan yang terkena PHK di level bawah atau karyawan kecil. Mereka sangat diperlakukan tidak adil dan seperti menjadi ‘tumbal’ dari fenomena pelemahan rupiah ini.

Lalu, apa yang akan dan sudah dilakukan pemerintah terhadap pelemahan kurs rupiah terhadap dollar AS ini? Pasalnya, tidak menutup kemungkinan nilai rupaiah terus merosot hingga mencapai level Rp 15.000 per dollar AS. Jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, Indonesia diprediksi akan mengalami krisis ekonomi tahap berikutnya. Jangan sampai hal itu terjadi karena masyarakat kecil yang paling merasakan dampaknya.

Pelemahan rupiah yang menembus level Rp 14.200 tidak sedikit yang menyorotinya. Salah satunya dari pengamat ekonomi Rizal Ramli yang begitu kritis menyoroti kondisi ekonomi Indonesia di rezim ini. Bahkan, beberapa waktu lalu RR menantang debat terbuka kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani perihal utang Indonesia yang membengkak.Namun sayangnya, tantang debat tersebut tidak digubris oleh Menkeu.

Seperti halnya yang disampaikan oleh Rajawali Candid-Reformer di @Rajawali2019 yang berkicau,

“Ekonomi lampu kuning, prediksi pak Rizal Ramli jadi kenyataan. Sebenarnya faktor eksternal (luar) itu hanya 30% – 40%. Sisanya faktor internal yg memang tidak tahan goncangan. Ekonomi kita rapuh, paham neoliberal terbukti gagal. Sekarang mau ngeyel apa lagi? faktanya rupiah keok”.

Sumber : finance.detik.com

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.