Press "Enter" to skip to content

Setelah Meninggal, Nenek Gelandangan ini Diketahui Punya Tabungan 15 Milyar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Fatima Othman, meninggalkan warisan 15M

Seorang nenek cacat tubuh yang hidup di jalanan kota Ain Al-Zahab di Akkar, Lebanon Utara, bernama Fatima Othman diketahui memiliki harta kekayaan yang tak terduga setelah meninggal dalam keadaan tidur.

Fatima cukup dikenal oleh polisi dan penduduk sekitar. Namun tidak ada yang tahu mengenai kekayaan Fatima sebelum polisi menyelidiki kematiannya.

Polisi mengaku terkejut akan temuan ini. Mereka berpikir kematian Fatima¬†Othman mencurigakan, namun informasi mengenai kekayaan Fatima yang mereka temukan disebutnya sebagai ‘kejutan besar’.

Polisi memeriksa beberapa barang yang dimiliki Fatima setelah kematiannya, lalu di dekat jenazah tunawisma itu ditemukan menemukan dua kantong besar warna hitam yang ternyata isinya uang 5 juta pound Libanon atau sekitar Rp 46 juta. Selanjutnya yang lebih mengejutkan, mereka menemukan buku tabungan yang berisi 1,7 miliar pound Libanon atau sekitar Rp 15 miliar.

Menurut juru bicara polisi Joseph Musallem seperti dikutip dari metro.co.uk pada Minggu (20/05/2018), diduga nenek berusia 52 tahun itu meninggal akibat serangan jantung. Penduduk sekitar pun tidak menyangka bahwa Fatima memiliki kekayaan begitu besar, termasuk mereka yang sering memberikan makanan dan sumbangan uang kepada Fatima.

Fatima Othman terkenal di daerah mereka karena wanita itu pernah muncul viral dalam sebuah foto. Foto tersebut memperlihatkan seorang prajurit tengah memberikan makanan dan minumannya karena Fatima tidak bisa menggunakan tangan dan kakinya akibat cacat.

Parajurit tersebut lalu mendapatkan pujian dari atasannya karena rasa belas kasihan dan kemanusiaannya. Foto tersebut akhirnya viral secara online. Dari sana penduduk sekitar semakin mengenal dan tak sedikit yang mengulurkan tangannya untuk membantu.

Polisi pun melacak keberadaan anggota keluarga Fatima dan kini telah menyusun rencana pemakamannya.

Mereka mengaku pada penyidik tidak tahu menahu soal kekayaan Fatima. Mereka memiliki dugaan Fatima tidak memberi tahu kekayaannya pada siapa pun karena khawatir akan dirampok. Ia hidup di jalan ‘karena itulah yang mereka tahu’.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa Fatima telah kehilangan tangan dan kakinya sejak perang saudara yang terjadi di negara itu semenjak tahun 1975 hingga 1990. Akibat perang itu, ada sekitar 120.000 orang tewas.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.