Press "Enter" to skip to content

Lebaran Dengan Kaos #2019GantiPresiden?

  • 38
  •  
  •  
  •  
  •  
    38
    Shares
Kaos #2019GantiPresiden
Kaos #2019GantiPresiden

Fenomena #2019GantiPresiden terus meningkat bahkan di bulan Ramadhan ini. Gerakan Nasional ini disambut masyarakat dengan salah satunya adalah membuat kaos dan attribut #2019GantiPresiden. Hal ini membuat gerakan tersebut menjadi lebih populer dan bergulir ibarat bola es yang terus menggelinding membesar.

Bulan suci ramadhan ini sepertinya akan kembali menjadi sebuah momentum yang luar biasa buat gerakan ini. Tradisi berhari raya pulang kampung dengan menggunakan attribut #2019GantiPresiden sepertinya akan menjadi trend tahun ini.

Berkah Ramadhan dan Potensi Bisnis #2019GantiPresiden

Beberapa pedagang kaos, tukang sablon, pembuat pernak-pernik dan cindera mata sudah menangkap potensi pasar yang sangat besar. Meski Idul Fitri masih tiga minggu lagi, namun kaos dan attribut seperti cangkir, gelas, topi, tas, dan striker #2019GantiPresiden sudah mulai dijajakan dimana-mana. Dilihat dari kacamata bisnis, tentu saja hal ini sangat menguntungkan bagi pebisnis yang menjual kaos beserta pernak-pernik berhastag #2019GantiPresiden. Keuntungan mereka dalam berbisnis akan meroket seiring isu atau rumor yang dihembuskan. Namun dilihat dari kacamata politik, sudah pasti akan membuat gerah penguasa atau pemerintah yang sekarang. Khususnya Presiden Jokowi yang merasa tersindir dengan gambar kaos tersebut yang seakan-akan ingin dilengserkan sebagai presiden pada tahun 2019 nanti.

#2019GantiPresiden, Sah, Legal, dan Konstitusional

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pernah menegaskan bahwa gerakan #2019GantiPresiden  tidak melanggar peraturan dan tidak ada masalah untuk disebarluaskan, selama tidak menyebutkan siapa presidennya. Hal ini membuat masyarakat merasa aman  menyuarakan #2019GantiPresiden, meskipun kenyataannya, ada perlawanan dari pendukung atau relawan Jokowi dari berbagai daerah. Fenomena kaos bergambar hastag #2019GantiPresiden akan semakin menarik saat mudik lebaran tahun ini berlangsung. Hal itu dikarenakan mereka yang sengaja memakai kaosnya itu ingin memperlihatkan kepada banyak orang lain di sekitarnya bahwa keinginan untuk ganti presiden di tahun 2019 nanti begitu membuncah.

Baca juga: Menguji Konsistensi Gerindra-PKS di #2019GantiPresiden

Mereka ingin memperlihatkan bahwa sudah muak dengan pemerintahan yang sekarang dan terasa hanya menyengsarakan rakyat kecil saja. Isu mengenai utang Indonesia yang selebar warng, serbuan tenaga kerja asing (TKA) asal Cina, dan isu-isu lainnya akan ikut dibawa beserta pemakaian kaos #2019GantiPresiden tersebut. Lalu, apakah pihak istana hanya diam saja melihat fenomena seperti itu saat mudik lebaran? Kita tunggu saja berita di lapangan berikutnya.

Pencetus hastag #2019GantiPresiden yang juga petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera terang-terangan bersyukur dan mendukung fenomena ini di tengah masyarakat. Dia berujar dalam cuitannya di Twitter, @MardaniAliSera.

“Alhamdulillah peminat kaos semakin marak dan info yg ada di kami pedagang offline sudah ada di semua provinsi dan ratusan kota, yg di online juga kebanjiran pesanan. Ini akan menjadi kaos Lebaran yg unik”.

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *