Press "Enter" to skip to content

Andi Arief, “Saya Sudah Duga Akan Ada Perlakuan Berbeda!”

  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares
segregasi
Andi Arief, “Saya sudah menduga..”

Politisi Partai Demokrat menanggapi isu yang saat kasus yang tengah viral beredar baik di media cetak maupun di media sosial.  Seorang ABG yang mengunggah video berupa penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo berhasil ditangkap polisi.

Remaja keturunan Cina berusia 16 tahun tersebut ditangkap dirumahnya setelah polisi berhasil melacak keberadaannya di kawasan Kembangan, Jakarta barat, sore ini (24/5). Ketika dibawa dan diperiksa di Mapolda Metro Jaya, remaja ini langsung didampingi oleh keluarganya.

Namun perkembangan yang terjadi kemudian adalah pernyataan polisi yang menyatakan bahwa motif ABG yang mengancam akan menembak presiden tersebut hanya bercanda bersama temannya. Ia juga ingin mengetes kemampuan polisi untuk menangkapnya.


“Ini merupakan kenakalan remaja. Kenapa? Ya karena pada saat dia berkumpul dengan temannya, dia mengatakan, ‘Kamu berani nggak kamu? Nanti kalau berani, kamu bisa nggak ditangkap polisi?’ Jadi mengetes ini berdua, mengetes polisi. Kira-kira polisi mampu tidak menangkap dia. Jadi anak-anak ini bercanda, lucu-lucuan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Perbedaan perlakuan yang didapatkan oleh remaja keturunan cina ini sangat kontras dengan apa yang baru dialami oleh Himma Dewiyana Lubis, seorang dosen di Universitas Sumatera Utara. Selain mendapatkan ekspose yang berlebihan di media, dosen Ilmu Perpustakaan USU ini juga diancam dugaan pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Andi Arif sudah menduga akan perbedaan perlakuan
Mantan Staf Khusus SBY, Andi Arief, dalam akun twitternya menyatakan sudah menduga akan adanya perlakuan yang berbeda dari polisi terhadap anak muda tersebut. Ia menyebutkan sebuah istilah ‘segregasi’ yang menurutnya berarti pemisahan kelompok ras atau etnis secara paksa.


Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, segregasi merupakan sebuah pemisahan suatu golongan dari golongan lainnya. Sebuah segregasi yang paling terkenal dan tercatat dalam sejarah adalah politik Apartheid yang pernah diberlakukan di Afrika Selatan.

Baca juga: Sebut Bom Surabaya Pengalihan Isu, Dosen USU Ditangkap Polda

Sementara dalam hal ini, dalam dua kasus baru-baru ini, segregasi bisa jadi sebuah perlakuan yang berbeda yang didapatkan oleh pelanggar hukum beretnis tertentu di Indonesia.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *