Press "Enter" to skip to content

Fahri Hamzah, “Pak Jokowi, Berhenti Perkeruh Suasana Ramadhan!”

  • 16
  •  
  •  
  •  
  •  
    16
    Shares
Fahri Hamzah, “Pak Jokowi, Berhenti Perkeruh Suasana Ramadhan!”

Polemik mengenai adanya masjid di wilayah Jakarta yang terindikasi paham radikalisme membuat tidak sedikit orang terutama masyarakat yang beragama Islam merasa gerah. Mereka tidak habis pikir kenapa di bulan suci Ramadan yang seharusnya umat Islam meningkatkan ibadah dan amalan kebajikan sebanyak-banyaknya, tetapi malahan diterpa oleh isu yang belum pasti kebenarannya tersebut. Meskipun belum ada buktinya, tetapi tidak sedikit yang mengiyakan.

Bahkan, isu masjid di Jakarta yang terpapar paham radikalisme ini juga membuat dua orang pemimpin DKI Jakarta ikut bersuara. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan tegas meminta orang atau pihak yang memberikan informasi tersebut menunjukkan masjid-masjidnya. Jadi, bukan hanya berbicara di depan media massa saja, tetapi juga langsung memberikan datanya yang valid.

“Ya, yang ngomong suruh tunjukin,” ujar Anies di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (6/6).

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiago Uno mengakui bahwa ada sebanyak 40 masjid di wilayah Jakarta yang terindikasi terkena paham radikalisme. Sandi mengaku pihaknya mendapatkan data tersebut daru Biro Dikmental dan Bazis DKI. Sandiaga segera melakukan kegiatan pembinaan untuk masjid-masjid tersebut.

“40 itu kami sudah punya datanya di teman-teman Biro Dikmental dan Bazis DKI. Akan kita arahkan ke kegiatan kita lebih banyak ke sana,” tutur Siandiaga di Pulang Untung Jawa, Kepalauan Seribu, Selasa (5/6).

Sebenarnya, isu mengenai indikasi 40 masjid di Jakarta yang terpapar paham radikalisme pertama kali dinyatakan oleh tokoh cendekiawan muslim Azyumardi Azra. Dia menyampaikan kepada Presiden Jokowi saat menghadiri undangan buka puasa bersama di Istana Kepresidenan. Azyumardi mengutip data dari hasil penelitiannya Alissa Wahid selaku Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian.

Bahkan, Wakil Ketua DPR RI Fahari Hamzah ikut bersuara kaitannya dengan rumor ini. Dia menyampaikan unek-uneknya di akun Twitter pribadinya di @Fahrihamzah.

“Pak @jokowi, berhentilah memperkeruh suasana Ramadhan, tuduhan radikal dan intoleran kepada Ummat Islam ini sdh keterlaluan….mohon tertibkan kata2 pejabat anda yang intoleran terhadap kebebasan mimbar dan kebebasan berpendapat, berserikat dan berkumpul…Plis.”

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *