Press "Enter" to skip to content

Permadi Arya Berang, Anggap Fadlizon Hina Yahya Staquf!

  • 1.1K
  •  
  •  
  •  
  •  
    1.1K
    Shares
Permadi Arya (Ustad Abu Janda) serukan untuk tidak pilih Gerindra dan PKS!

Kehadiran Yahya Cholil Staquf, Sekjen PB NU versi KH Said Aqil Siroj di Israel mendapat pembelaan. Tidak tanggung-tanggung, pembelaan itu berasal dari tokoh Banser NU yang pernah mengaku sebagai Ustad, Permadi Arya, yang tempo hari terkenal dengan julukan Ustad Abu Janda.


Mayoritas Muslim di Indonesia banyak yang menyayangkan dan bahkan menentang kepergian Yahya ke Israel. Meski sempat dibantah oleh Ketua PB NU Robikin Emhas bahwa Katib Aam PBNU Yahya Cholil hadir dalam kapasistasnya selaku pribadi, namun pada kenyataannya berdasarkan rilis dari “AJR Global Forum In Israel 2018”, Yahya Cholil hadir menggunakan attibut Sekretaris Jendral Nahdhlatul Ulama (NU) dan Direktur Isu Keagamaan, Bayt Ar Rahmah.

Fadlizon, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun sempat berkomentar menanggapi pernyataan yang disampaikan Yahya Cholil selama menjadi pembicara di Israel. Kunjungan tersebut memalukan bangsa Indonesia dan mencerminkan tidak adanya sensitivitas pada perjuangan rakyat Palestina.

Komentar Fadlizon tersebut ibarat menjadi sebuah pemicu bagi Permadi Arya, untuk mengumandangkan perang dengan Fadlizon dan juga Partai Gerindra. Dalam akun twitternya, Permadi Arya, yang belakangan tidak lagi menggunakan nama ‘Ustad Abu Janda’ menyatakan bahwa Fadlizon telah menghina kiyai mereka dan menyerukan untuk tidak memilih Partai Gerindra ataupun kroninya Partai Keadilan Sejahtera pada pemilihan umum nanti.

Cuitan Permadi Arya ini juga mendapatkan sokongan dari Muhammad Nuruzzaman, Kadensus 99 Banser NU. Ia menyerukan dalam akun twitternya agar seluruh kader Ansor Banser dan Kader NU tidak memilih Gerindra dan siapapun yang dicalonkan Gerindra.

Sangat disayangkan polemik yang bermula dari kedatangan Yahya Cholil Staquf ke Israel sebagai pembicara dalam forum merebak menjadi sebuah perpecahan diantara umat Islam.

Indonesia Tidak Pernah Akui Negara Israel
Perlu dipertanyakan lagi sikap tokoh-tokoh NU versi KH. Said Aqil Siraj terhadap konflik berkepanjangan Palestina-Israel. Fakta bahwa, Yahya Cholil Staquf datang menggunakan label sekjen NU juga harus mendapatkan perhatian yang serius.

Indonesia bersama 32 negara anggota PBB, Arab Saudi, Indonesia, Iran, Iraq, Republik Demokratik Rakyat Korea, Kuba, Kuwait, Lebanon, Libia, Malaysia, Pakistan, Sudan, Suriah dan Yaman, serta satu negara non-anggota PBB, Republik Demokratik Arab Sahrawi. tidak pernah mengakui keberadaan Israel sebagai sebuah negara.

Kedatangan tokoh kaliber NU, Yahya Cholil bisa dianggap sebagai bentuk pengakuan baik itu dianggap mewakili pribadi, maupun label NU yang melekat di sosoknya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *