Press "Enter" to skip to content

Yahya Cholil Staquf, “Terroris dan Islam Terhubung Sangat Erat!”

  • 13K
  •  
  •  
  •  
  •  
    13K
    Shares
Yahya Cholil Staquf Pernah Menyatakan Bahwa Islam dan Terroris Terhubung Sangat Erat

Kontroversi yang dilakukan oleh Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf ketika memenuhi undangannya sebagai pembicara ke Israel ternyata bukan sesuatu hal yang baru.

Pada 19 Agustus 2017 tahun lalu, Yahya Chohil pernah diwawancarai dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jendral Organisasi Muslim terbesar di Indonesia, oleh Frankfurter Allgemeine, sebuah salah satu media online dan cetak terbesar di Jerman.


Pada kesempatan wawancara tersebut, Marco Stahlhut menanyakan pendapat Yahya Cholil tentang “Pandangan politisi dan intelektual barat yang menyimpulkan bahwa terrorisme tidak ada hubungannya dengan Islam”

“Politisi Barat harus berhenti mengklaim bahwa ekstremisme dan terorisme tidak ada hubungannya dengan Islam. Ada hubungan yang sangat jelas antara fundamentalisme, teror, dan asumsi dasar Ortodoksi Islam.”

Yahya menyanggah pandangan tersebut dengan menyatakan bahwa terorisme dan Islam memiliki hubungan yang sangat erat. Politisi barat harus berhenti berpura-pura kalau ekstrimis dan teroris tidak ada hubungannya dengan Islam. Terdapat hubungan yang sangat jelas antara fundamentalis, terror dan asumsi-asumsi dasar dalam Islam Ortodoks. Ia juga menyebutkan kalau radikalisme dalam Islam bukan hal yang baru.

Baca Juga: Ketua PC GP Ansor Jakarta Barat Ancam Ajak Banser Numpang Minum Kopi di Kediaman Fadlizon!

Pernyataan Yahya ini menjadi sebuah kejutan yang sangat besar saat itu, terutama dalam kapasistasnya sebagai seorang Muslim dan tokoh NU yang memiliki massa puluhan juta orang di Indonesia.


Pernyataan tersebut menghiasi headline Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ) dan di repeat oleh beberapa media main stream luar negeri baik online maupun media cetak beberapa hari setelah FAZ merilisnya.

Terrorismus und Islam hängen zusammen! Eine weitere These der #AfD hält Einzug in linken Journalismus!https://t.co/dYd1EXbGWd via @faznet

Ratusan komentar dari beragam media yang meng-quote- pernyataan Yahya Cholil menghiasi forum-forum dengan berbagai tanggapan. Jerman saat ini dikejutkan dengan kemunculan Partai “Alternative for Germany” (AfD), sebuah partai yang “Islamophobia”, yang pernah mengungkapkan “Islam Raus aus Europa” (Islam keluar dari Eropa). Pendapat Yahya Cholil tersebut bisa dijadikan dasar bagi AfD untuk semakin menguatkan kampanye dalam rangka mempersempit gerak Islam di Jerman khususnya ataupun di Eropa pada umumnya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *