Press "Enter" to skip to content

Hadapi Kroasia, Messi Dibawah Tekanan Ronaldo!

  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares
Great Of All the Time
“GOAT” memiliki dua arti yang berlawanan. Siapa yang akan menjadi the real GOAT di Rusia?

Lionel Messi saat ini berada dalam kesulitan menjaga kestabilan permainannya dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo pada Piala Dunia tahun ini.

Pada pertandingan pembuka melawan Islandia yang berakhir imbang 1-1, Argentina memiliki dua peluang yang mirip dengan yang didapatkan Ronaldo ketika melawan Spanyol. Sebuah tendangan pinalti dan tendangan bebas. Namun sayangnya, Messi yang saat ini berusia 31 tahun gagal mengubah peluang tersebut menjadi gol.

Piala dunia tahun ini bisa menjadi  Piala Dunia terakhir Messi, dan pertandingan Kamis esok melawan Kroasia akan sangat penting bagi pemain yang lama berkiprah dengan Barcelona ini. Messi, tidak punya pilihan lain. Ia harus mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk merengkuh satu-satunya gelar yang belum ia raih bersama Argentina. Juara Piala Dunia.

Saingan terbesar Messi, Ronaldo, sepertinya sudah bisa bernafas lega dan tampil tampa beban hingga hari keenam piala dunia. Sejauh ini Ronaldo telah mencetak empat gol – yang juga semua gol Portugal sejauh ini. Hal ini secara tidak langsung menghantui Messi yang belum lagi mampu membawa Argentina seperti layaknya ketika ia bersama Barcelona.

Saat mencetak gol ketika melawan Spanyol beberapa hari lalu, Ronaldo mengusap dagunya, seperti mengusap dagu kambing, namun memiliki arti lain. Ia secara tersirat menunjukkan dia adalah “GOAT,” akronim untuk “Great Of All Time.” Sementara menurut sebagian cendikiawan lain, hal ini menjadikan Messi sebagai GOAT yang sebenarnya.

Saatini Kroasia memimpin Grup D setelah menang 2-0 atas Nigeria. Kekalahan atau bahkan hasil imbang akan menempatkan Argentina dalam posisi berbahaya. Argentina harus berhadapan dengan gelandang super rajin, jantung Real Madrid Luka Modric dan rekan setimnya di Barcelona, Ivan Rakitic, yang bersinergi sangat apik pada partai pembuka, dimana Modric berhasil mencetak satu gol dan satu assist.

Kroasia belum pernah maju melewati babak penyisihan grup sejak 1998, dan ini mungkin kesempatan terakhir untuk Modric, Rakitic dan Mario Mandzukic, yang semuanya berusia di atas 30 tahun.

Kedua tim masing-masing punya alasan yang kuat untuk menang. Dan Messi, memiliki kesempatan sekali lagi untuk membuktikan ketajamannya. Berhasilkah?

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *