Press "Enter" to skip to content

Indonesia, Negara Dengan Kejatuhan Cadangan Devisa Terbesar di Asia!

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
Bank Indonesia telah mengucurkan hampir 10 persen dari cadangan devisa tahun ini

Seiring dengan jatuh tajamnya nilai mata uang rupiah, Indonesia tercatat sebagai negara yang mengalami penurunan cadangan devisa. Menurut Bloomberg, Bank Indonesia menjadi bank sentral yang paling agresif di Asia tahun ini, tidak hanya pada suku bunga namun pada intervensi mata uang asing juga.

Bank Indonesia telah mengucurkan hampir 10 persen dari cadangan devisa tahun ini, yang paling besar di antara negara-negara Asia, untuk membantu meningkatkan nilai tukar rupiah di tengah di pasar global.

Filipina tercatat telah menurunkan cadangannya hampir 5 persen, sementara cadangan di India turun lebih dari 2 persen.

Sementara Malaysia dan Korea Selatan telah berhasil meningkatkan cadangan mereka bahkan ketika mata uang mereka melemah.

Rupee merosot ke level terendah sejak krisis keuangan Asia 1997-98 pekan lalu, sementara rupee India kehilangan sekitar 12 persen terhadap dolar tahun ini.

Dengan tingkat volatilitas yang cenderung tetap tinggi, cadangan devisa akan berperan sangat penting dalam menilai penyangga ekonomi, kata Eugenia Victorino, kepala strategi Asia di Skandinaviska Enskilda Banken AB di Singapura.

“Ini berlaku untuk India, Indonesia, dan Filipina, negara-negara yang mengalami defisit neraca berjalan dan dianggap lebih terpapar dengan sentimen negatif di pasar negara berkembang,” katanya.

Cadangan Indonesia turun menjadi $ 117,9 miliar pada bulan Agustus, terendah sejak Januari 2017, tetapi masih cukup dekat untuk membiayai 6,6 bulan untuk mengimpor dan melayani utang luar negeri pemerintah, menurut bank sentral Indonesia.

Sumber: UK.Investing.Com

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *