Press "Enter" to skip to content

“Ini Hal Penting Yang Tidak Boleh diLakukan di Jerman!”

  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
Kereta Api Jerman
Denda 60 EUR plus harus membeli tiket bagi penumpang kereta gelap Deutsche Bahn!

Bagi kamu para mahasiswa yang baru saja menginjakkan kakinya di Jerman, mendapatkan kenyataan bahwa internet di negeri Hitler memiliki kecepatan yang sangat luar biasa dibandingkan dengan di kampung halaman, tentu menjadi surga bagi kalian para pencinta dan pecandu film.

Namun tidak semuanya boleh kalian lakukan dengan bebas di negeri empat musim ini. Terkait dengan aktivitas kalian nonton terutama mengunduh film ke laptop akan beresiko berurusan dengan pihak berwajib. Kalian harus membayar denda (busgeld) atau mungkin saja dideportasi. Hal ini akan membuat tujuan utama kalian berkuliah disini gagal bukan?

Nah, tip berikut ini adalah hal-hal penting yang menurut kalian kecil namun akan berdampak besar pada masa depan kalian.

Hindari dengan aksi ‘Unduh’ dan software bajakan!

Jangan pernah sekalipun mengunduh film, permainan, musik, software atau apapun itu melalui situs bajakan!
Nonton online lewat streaming masih termasuk dalam kategori abu-abu alias aman, tetapi ‘mengunduh’ adalah kegiatan illegal yang bisa berujung denda besar jika tertangkap. Ingat, polisi siber Jerman sangat canggih!

Perhatikan rambu lalu lintas!

Bagi kamu yang memiliki SIM Jerman dan berkendara di jalan tol, kalian tentu saja bisa ‘ngegas’ sekencang-kencangnya, karena jalan tol di Jerman umumnya tidak memiliki batas kecepatan maksimum. Namun demikian tetap perhatikan rambu-rambu batas kecepatan yang ada, jangan bablas. Polisi Jerman telah biasanya memasang radar kecepatan untuk daerah-daerah yang memiliki batas kecepatan. Pelanggaran berarti kalian akan bersiap-siap mendapatkan ‘surat cinta’ plus denda dan angka minus untuk SIM kalian. Besarnya angka minus, tergantung besarnya pelanggaran yang anda lakukan. Hal yang paling buruk yang bisa terjadi adalah kalian akan kehilangan SIM kalian untuk selamanya.

Jangan abaikan orang yang terluka karena kecelakaan!

Jika saat berkendara atau berjalan kaki kalian menyaksikan pelanggaran dan seseorang terluka, kalian HARUS memanggil 112 dan melaporkan kejadian tersebut. Mengabaikan dan mengacuhkan seseorang yang terluka dengan berlalu pergi adalah sebuah pelanggaran. So, hati-hati dan tetap awas dalam berkendara!

Baca juga: Ini trik-trik mencari kerja di Jerman!

Waspada menyeberangi zebra-cross meski prioritas utama!

Pejalan kaki memiliki selalu prioritas tertinggi di jalan. Namun demikian, sebagai pejalan kaki kalian tetap harus melakukan kontak mata dengan pengendara mobil ketika hendak melintas lewat zebra cross. Bisa jadi pengendara mobil tidak sempat mengerem atau bahkan tidak melihat. Meski kalian punya prioritas, tentu kalian tidak ingin kehilangan kaki atau bahkan nyawa bukan?

Jangan menjadi tetangga yang berisik!

Orang Jerman biasanya brisik saat menonton bola. Baik itu ketika menonton langsung di lapangan, di jalanan ketika bergerombol menuju dan pulang dari stadion, ataupun di rumah. Cobalah sekali-kali bergabung bersama para fans sepakbola dan bersama-sama menaiki S-Bahn/U-Bahn. Kalian akan merasakan betapa brutal dan gilanya mereka. Tapi jangan khawatir, biasanya polisi anti huru-hara akan menyertai dan mengawasi mereka sepanjang perjalanan, di stadion, atau bahkan mengikuti hingga dalam kereta.

Akan tetapi diluar sepakbola orang Jerman pada umumnya tidak banyak berisik. Mereka tidak suka menyetel lagu dan musik keras-keras. Di sini ada aturan kapan boleh berisik dan tidak. Perhatian hal penting ini, diatas jam 21:00 jangan sampai ada lagi suara-suara berisik dari kamar kos kalian yang bisa menembus dinding rumah apartemen tetangga Jerman jika tidak ingin ada yang mengetuk pintu kamar anda.

Uups, ada yang lebih penting lagi!

Point ini harusnya diletakkan sebagai hal penting pada posisi pertama.  Jangan pernah coba-coba untuk naik kereta Deutsche Bahn tanpa tiket di Jerman! Bagi kalian mahasiswa yang ingin irit duit, jangan pernah lakukan ini. Jika telah membeli tiket s-bahn, misalnya,  harus segera di validasi. Jika kalian tidak melakukannya, meskipun kalian telah membeli tiket, maka akan dianggap sama dengan tidak membeli tiket, alias penumpang gelap.

Tiket hanya dianggap sah jika ada cap tanggal dan waktu diatasnya. Ada orang-orang yang dipekerjakan oleh Deutsche Bahn yang turut bepergian dengan pakaian biasa. Kalian tidak akan pernah menduga siapa mereka sampai mereka muncul menunjukkan ID mereka dan menanyakan tiket kalian. Mereka biasanya bertebaran di daerah-daerah ramai turis dan mahasiswa.

Jika kalian tidak ingin kehilangan 60 EUR dan bahkan kehilangan muka jangan pernah sekali-kali menjadi penumpang gelap di Jerman. Ingat, 60 EUR itu untuk satu kepala. Jika kalian membawa keluarga  jalan-jalan tanpa tiket yang sah, siap-siap saja untuk merogoh kocek lebih dalam lagi! Kalian harus membayar denda dan membeli tiket!

So, mahasiswa dan perantau di Jerman, hal penting apa lagi yang patut diketahui? Silakan tuliskan di komentar!

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.