Press "Enter" to skip to content

Netralitas Polri Pada Pilpres 2019, Layakkah Diragukan?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian

Saat berpidato di Plenary Hall, JCC, 14/1 yang lalu, Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan khusus di akhir pidatonya, agar aparat kepolisian setia kepada bangsa dan negara dan bukan setia kepada individu, karena rakyat mendambakan polisi yang herbat, unggul, disegani dan dihormati. Bukan polisi yang ditakuti.

Terlepas, apakah Prabowo Subianto  memiliki kecurigaan atau tidak terhadap netralitas Polri dalam Pilpres 2019 nanti, Ahmad Sahroni, Anggota Komisi III DPR-RI menanggapi bahwa netralitas TNI dalam Pilpres 2019 tidak perlu diragukan.

Pendapat tersebut muncul karena sejak tahun 2018, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, akan menindak anggotanya apabila bersikap tidak netral selama pelaksanaan Pilkada.

Bahkan, Kapolri juga menerbitkan aturan tentang larangan bagi Anggota Polisi untuk mendokumentasikan data Pilkada. Hal tersebut tertuang dalam Telegram Kapolri No.STR/404/VI/Ops 1.3/2018 tentang pedoman bagi petugas PAM yang ada di TPS selama pelaksanaan Pilkada 2018.

Disamping itu, melalui Divisi Propam, Polri membuka hotline dengan nomor 021-7218615 serta email: divpropam99@gmail.com terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018. Sehingga  masyarakat dapat sewaktu-waktu melaporkan apabila dijumpai adanya anggota Polri yang bersikap tidak netral dalam Pilkada.

“Dengan adanya aturan yang dikeluarkan Kapolri serta disediakannya hotline pelaporan bagi siapapun yang menemukan atau mengetahui adanya anggota Polri yang tidak netral, setidaknya menjadi barometer tentang sikap Polri dalam menjaga netralitas mereka pada pelaksanaan pesta demokrasi mendatanbg,” terang Sahroni.

Disamping itu, tambahnya, masyarakat sekarang sudah sangat kritis sehingga masyarakat dapat menjadi pengawas langsung bagi anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas. “Jadi saya yakin Polri akan bersikap netral karena juga diawasi langsung oleh masyarakat.”

Namun demikian, anggota Komisi III DPR-RI ini juga menekankan pentingnya bagi Polri untuk membuktikan diri melalui sikap yang tidak membeda-bedakan dalam penanganan kasus-kasus hukum,  agar tidak muncul tudingan miring yang ditujukan pada Korps Bhayangkara.

Kepada Kapolri, Sahroni berpesan agar tidak memperdulikan berbagai tudingan miring yang tidak berdasar terkait netralitas saat Pemilu 2019 mendatang. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.