Press "Enter" to skip to content

Tabloid Indonesia Barokah, Serang Prabowo – Sandi dengan Membabibuta

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tabloid Indonesia Barokah

Disaat Tabloid Obor Rakyat direncankan akan diterbitkan kembali, masyarakat justru dihebohkan dengan beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di ponpes-ponpes dan masjid-masjid yang ada di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Setidaknya, di Jawa Tengah saja tidak kurang dari 240 masjid di 12 kecamatan yang menerima kiriman tabloid ini, dan masing-masing masjid mendapatkan 3 eksemplar tabloid dengan alamat pengirim yang tidak jelas.

Berbeda dengan Tabloid Obor Rakyat yang saat masih terbit isinya membombardir Jokowi dengan berbagai macam konten dan pemberitaan yang menyudutkan Joko Widodo, Tabloid Indonesia Barokah justru dengan tendensius menyerang kubu Prabowo – Sandi.

Hal itulah yang membuat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi meradang dan melaporkan Tabloid Indonesia Barokah ke kepolisian, sebagaimana yang disampaikan Direktur Advokasi BPN, Sufmi Dasco Ahmad.

Baca Juga: Tabloid Obor Rakyat Terbit, Siap Panaskan Situasi Politik

“Kami sudah melaporkan kepada pihak yang berwajib, karena isi dari tabloid ini sangat tendensius,” ujarnya di Kompleks Gedung DPR, Senayan, Jakarta, 23/1/2019.

Dasco menambahkan, beredarnya tabloid tersebut memiliki potensi dalam mengganggu ketertiban serta memecahbelah masyarakat, disamping penerbit dari Tabloid Indonesia Barokah tidak jelas, karena tidak mencantumkan susunan redaksi dan alamatnya.

Selain melaporkan ke Kepolisian, BPN menurutr Dasco juga mengirimkan laporan ke Bawaslu, karena Tabloid Indonesia Barokah disebarluaskan pada masa kampanye Pilpres.

Meski isi dari Tabloid Indonesia Barokah menyudutkan kubu Prabowo – Sandi, Direktur Materi dan Debat BPN, Sudirman Said  mengatakan bahwa pihaknya tidak merasa risau. Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah menurutnya tidak akan dapat menggembosi elektabilitas Prabowo – Sandi pada Pilpres nanti. Sebaliknya, kubu yang menyerang Prabowo – Sandi itulah yang takut kalah.

“Biar masyarakat yang menilai. Menurut saya, itu cara-cara primitif. Sejak awal saya mengatakan, ayo adu gagasan, adu kebaikan, jangan menyebarkan hal-hal begitu,” ungkap Sudirman Said di Media Center Prabowo – Sandi, JL. Sriwijaya I, Jakarta, 23/1/2019.

Terkait dengan beredarnya Tabloid Indonesia Barokah, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa TKN tidak tahu menahu dan tidak ada kaitannya dengan penerbitan dan peredaran tabloid tersebut. Ace hasan Syadzily juga menegaskan bahwa Timses Jokowi – Ma’ruf senantiasa menghindari hal-hal yang berbau kontroversi dan lebih mengedepankan narasi positif.

“TKN tidak tahu menahu soal Tabloid Indonesia Barokah. Kita hanya berdasar pada fakta dan bukan kebohongan,” ungkap Jubir TKN ini. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.