Press "Enter" to skip to content

JK Tidak Lagi Dukung Jokowi?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Jokowi – JK

Dilontarkannya kritik terhadap Jokowi oleh Jusuf Kalla (JK) terkait pembangunan infrastruktur yang kurang efisien, utamanya pembangunan LRT Jabodetabek yang dinilai sangat mahal karena menghabiskan anggaran sekitar Rp. 500 miliar perkilometer, banyak pihak yang menduga kalau Wakil Presiden saat ini sudah berseberangan dan tidak lagi mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 nanti.

Analis Politik, Pangi Syarwi Chaniago salah satunya, yang menilai ganjil karena JK  menyampaikan kritik di dua kesempatan yang berbeda, sehingga Direktur Eksekutif Politik Voxpol Center Research and Consulting ini mempunyai dugaan kalau Jokowi sudah tidak lagi di barisan Jokowi pada Pilpres 2019 nanti.

“Ada kesan ganjil, kenapa JK belakangan mengkritik infrastruktur Jokowi. Seperti jeruk makan jeruk, yang membuat kita rada-rada bingung,” ungkap Pangi.

Dugaan tersebut semakin kuat, karena kritik yang dilontarkan JK disampaikan menjelang Debat Pilpres yang materinya akan membahas tentang infrastruktur. Sehingga, kritik tentang LRT tersebut terkesan kalau JK tengah memberi umpan kepada Prabowo untuk menyerang Jokowi pada saat debat nanti.

“Kesan yang saya tangkap, JK berusaha mempermalukan Jokowi serta melemahkan pemerintahannya sendiri, karena beliau ada dalam pemerintahan Jokowi. Sehingga tidak berlebihan jika ada spekulasi atau sinyal kalau JK sudah tidak lagi mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 nanti,” kata Pangi.

Kritik JK yang mengindikasikan adanya persoalan dalam pembangunan infrastruktur pemerintah, menurut Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo – Sandi, Sudirman Said, menjadi catatan tersendiri sekaligus menjadi referensi, meski dia belum bisa memastikan apakah catatan tersebut akan dimunculkan atau tidak pada saat debat.

“Keluar atau tidak, hal itu akan jadi catatan,” kata Sudirman Said di Media Center Prabowo – Sandi, JL. Sriwijaya I No.5, Jakarta Selatan. Mantan menteri ESDM ini juga memuji sikap kenegarawanan Jk yang muncul kembali dan apa yang disampaikan JK dapat menjadi bahan pembelajaran.

Pujian terhadap JK juga disampaikan oleh mantan  Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu. Menurutnya, biaya proyek infrastruktur pemerintah yang dianggap mengancam keuangan negara telah membuat JK merasa gusar.

“Saya rasa, Pak JK sudah kembali ke aslinya  dengan lebih memikirkan kesejahteraan bangsa dalam jangka panjang,” kata Said Didu. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.