Press "Enter" to skip to content

81 Caleg Eks Koruptor, Terbanyak dari Partai Hanura

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
KPU Umumkan Caleg Eks Koruptor

Bertempat di Gedung KPU, JL. Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, 19/02/2019, Komisi Pemilihan Umum kembali merilis nama para calon anggota legislatif yang berstatus eks narapidana korupsi.

Jumlah caleg eks koruptor yang diumumkan KPU tersebut sebanyak 81 nama setelah adanya penambahan data baru sebanyak 32 orang caleg atau lebih banyak dibanding data yang dirilis Perludem (Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi) pada 07/02/2019 yang ketika itu hanya memperoleh data sebanyak 49 caleg.

Tambahan data baru sebanyak 32 orang caleg eks koruptor tersebut menurut Komisioner KPU, Ilham Saputra terdiri atas tujuh orang caleg DPRD Provinsi dan 25 orang caleg DPRD Kabupaten/Kota. “Sedang untuk Caleg DPD untuk saat ini masih belum ada penambahan,” terang Ilham.

Dengan adanya tambahan data baru tersebut maka jumlah total caleg eks koruptor sebanyak 81 orang yang terdiri dari 23 orang caleg DPRD Provinsi, 49 orang caleg DPRD Kabupaten/Kota dan 9 orang caleg DPD.

Berdasarkan partai pengusungnya, caleg mantan koruptor tersebut yang paling banyak berasal dari Partai Hanura sebanyak 11 orang, ditempat kedua Partai Golkar dan Partai Demokrat sebanyak 10 orang, ketiga Partai Berkarya sebanyak 7 orang, Keempat Partai Gerindra dan PAN masing-masing 6 orang, kelima Perindo 4 orang, ketujuh PKPI 4 orang, disusul PBB dan PPP 3 orang, dan terakhir PKB, PDIP, PKS dan Partai Garuda masing-masing 2 orang.

“Untuk Partai Nasdem dan PSI hingga saat ini belum ada calegnya yang mantan koruptor,” pungkas Ilham.

Masih banyaknya caleg mantan koruptor yang diusung partai politik, menurut Pegiat Antikorupsi dari ICW (Indonesian Corruption Watch), Emerson Yuntho, menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh partai politik selama ini hanya dimulut saja. Pakta integritas yang ditandatangani para petinggi partai, tidak lebih hanya sebuah retorika.

“Pemberantasan korupsi hanya mereka jadikan slogan kampanye belaka. Pakta integritas, mereka langgar sendiri,” papar Emerson dalam sebuah diskusi yang berlangsung pada 02/02/2019 di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.