Press "Enter" to skip to content

Lagi, Turki Kecam Perlakuan China Atas Uighur!

  • 15
  •  
  •  
  •  
    15
    Shares
Entitas, Budaya, dan Kehidupan Bangsa Uighur terancam akibat tindakan represif rejim komunis Beijing

Turki kembali melemparkan kritik terbarunya terhadap perlakuan tidak manusiawi yang luar biasa dari pemerintah China terhadap kelompok minoritas Muslimnya. Mentri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu meminta China untuk bisa membedakan “antara teroris dan orang biasa yang tidak bersalah”

Selama ini rejim Beijing selalu berasumsi bahwa tindakan yang dilakukannya adalah bagian dari aksi kontra terorisme yang sejalan dengan strategi global. Namun pada kenyataannya, ratusan ribu bahkan hingga satu juta minoritas Uighur yang tinggal di East Turkistan menjadi bagian dari kebijakan kejam rejim komunis tersebut yang jika dibiarkan akan mengakibatkan etnis Uighur tinggal sejarah.

Dalam pidatonya di depan Dewan Hak Azazi Manusia, Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin, Cavusoglu mengatakan Turki mengakui “Hak China untuk memerangi terorisme,” tetapi mendesak negara itu untuk menghormati kebebasan beragama dan untuk melindungi identitas budaya Uighur dan Muslim lainnya.

Turki, yang memiliki ikatan sejarah serta tali persaudaaraan kuat dengan saudara timurnya, Uighur, telah menjadi satu-satunya negara Muslim mayoritas yang mengkritik Beijing atas tindakan keras berbagai agama dan bahasa minoritas. Kementerian Luar Negeri menyebut perlakuan China terhadap Uighur sebagai “tindakan memalukan terbesar sepanjang sejarah manusia.”

Cavusoglu dalam pidatonya juga mengecam Israel, mengatakan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Palestina telah “mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.”

Sumber: ABCNews

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.