Press "Enter" to skip to content

Sindiran Jokowi Terhadap Prabowo, Berbuah Tantangan

  •  
  •  
  •  
  •  
Pidato Kebangsaan Jokowi SICC, Bogor

Melalui pidato kebangsaannya di SICC, Bogor, 24/02/2019, Jokowi dianggap telah menyindir Prabowo Subianto, terkait kepemilikan ratusan hektar lahan yang ada di Kalimatan Timur dan Aceh. Sindiran yang seolah meminta Prabowo untuk mengembalikan lahan tersebut kepada pemerintah, agar dapat dibagikan kepada rakyat kecil, sontak dijawab dengan tantangan oleh para pendukung Prabowo.

Koordinator Juru Bicara BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo – Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak misalnya, menantang agar jangan hanya Prabowo saja yang disuruh mengembalikan lahan konsesi, tapi juga seluruh pemilik lahan konsesi besar yang mendukung petahana.

Melalui akun twitternya @Dahnilanzar, mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah ini menulis, “Ayo Pak @erickthohir Pak Luhut, Pak Hari Tanoe, Sinar Mas dll. Bila Pak @prabowo sprt beliau sampaikan bila memang negara membutuhkan beliau siap, Pak Jokowi tinggal datang saja dan sampaikan, toh dulu beliau dg ikhlas membantu Pak Jokowi, apalagi klo negara yg membutuhkan.”

Maksud Dahnil menulis cuitan tersebut sudah dapat ditebak, yakni selain Prabowo masih banyak orang-orang di lingkaran Jokowi yang menguasai tanah konsesi dalam  jumlah yang luas, seperti Harry Tanoesoedubyo yang menguasai 62.938 hektar lahan, Surya Paloh 14.629 hektar, Luhut Binsar Pandjaitan 16.721,21 hektar, Oesman Sapta Odang 31.696  hektar, Garibaldi Thohir dan Erick Thohir 482.171 hektar, dan masih ada beberapa tokoh yang lain.

Karena itu, Dahnil menganggap kurang tepaty jika Jokowi menyindir Prabowo terkait kepemilikan tanah tersebut, karena pendukungnya justru memiliki tanah yang jauh lebih luas. Apalagi Prabowo juga sian untuk mengembalikan lahan HGU miliknya, apabila negara sewaktu-waktu membutuhgkan.

Tim Ahli Ekonomi BPN, Fuad Bawazier juga menyampaikan kalimat yang tidak kalah pedas saat berada di kawasan JL. TB Simatupang Jakarta pada 25/02/2019.  “Kalau Pak Jokowi fair, kumpulin semua HGU, kasih ke pemerintah. List semua, mulai dari konglomerat, jenderal-jenderal di sekitar dia, di-list semua satu persatu,” kata menteri keuangan di era Abdurrahman Wahid ini.

Fuad juga menyampaikan bahwa Prabowo membeli tanah tersebut secara legal, sehingga dia yakin, kalau Jokowi memiliki keberanian untuk meminta semua lahan HGU tanpa terkecuali, maka Prabowo akan dengan sukarela mengembalikan tanah yang dimilikinya.

“Ayo kita laksanakan untuk kepentingan rakyat. Sekarang kita tantang balik, berani tidak Pak Jokowi. List-kan semua. Jangan hanya Pak Prabowo, itu kan kaitannya sama pribadi,” kata Fuad. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.