Press "Enter" to skip to content

Prabowo Sosok Temperamental?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Prabowo Marah

Membangun persepsi bahwa Prabowo Subianto adalah sosok yang temperamental, tujuan itulah yang membuat pendukung paslon nomor 01 begitu antusias menyebarluaskan video aktivitas kampanye Prabowo pada 12/03/2019 di Cianjur, Jawa Barat. Sehingga dalam beberapa hari terakhir video tersebut viral dan menjadi perbincangan di berbagai media sosial.

Jika dilihat sepintas lalu, memang terlihat Prabowo yang berdiri di atas mobil sedang marah sambil memukul tangan seseorang yang mengenakan baju batik dan meneriakinya. Terkait kemarahan Ketua Umum Partai Gerindra ini, Juru Bicara BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo – Sandi, Andre Rosiadie sudah menjelaskan bahwa konteks dari peristiwa tersebut adalah Prabowo sedang memarahi petugas keamanan karena mendorong masyarakat yang ingin bersalaman dengannya.

“Beliau melihat petugas keamanan yang memakai seragam batik mendorong masyarakat. Itu sebabnya Pak Prabowo menegur. Videonya ada. Pihak kepolisian juga meminta maaf kepada Pak Prabowo,’ terang Andre.

Namun, penjelasan dari pihak BPN rupanya tidak mengurangi semangat para pendukung paslon nomor 01 untuk menggoreng peristiwa tersebut dengan menciptakan kesan seolah Prabowo sosok temperamental yang mudah marah dan memukul.

Juru Bicara TKN (Tim Kampanye Nasional) Jokowi – Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily salah satunya yang menilai bahwa tegas tidak sama dengan temperamental. “Kalau marah-marah di depan publik sekalipun alasannya agar rakyat bisa dilayani harusnya dilakukan dengan cara cerdas, bukan temperamental,” papar Ace di Kompleks Senayan, 13/03/2019.

Sikap tegas menurut Ace adalah cara mengambil sebuah keputusan disaat yang tepat dan dengan pilihan yang baik. Untuk itu seorang pemimpin harus dapat mengendalikan emosinya meskipun terhadap anak buah.

“Menurut saya semua orang tahu, dan para ahli juga pernah menyampaikan bahwa tingkat psikologis Pak Prabowo itu mudah berubah, kerap kali beliau sangat baik, dan kerap kali sangat emosional,” kata Ace.

“Seharusnya seorang pemimpin itu dapat mengendalikan diri, sekalipun terhadap anak buahnya,” tamnbah Ace.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menganggap peristiwa Prabowo yang memarahi petugas keamanan dari atas mobil sebagai Prabowo Phobia. Maksud dari Prabowo Phobia adalah membangun framing bahwa seorang Prabowo seolah memiliki watak yang temperamental dan mudah marah.

Fahri menyamakan sosok Prabowo dengan Habibie yang menurutnya pintar. Orang pintar, kata Fahri biasanya banyak musuhnya yaitu orang-orang bego’ atau bodoh.

“Kejadiannya kan ada mbak-mbak yang keseret sama pengawal, yang dipukul ya pengawalnya dong. Tetapi diframing, tuh lihat, belum jadi presiden sudah berani mukul orang,” kata Fahri.

Maksud Prabowo dengan sikap yang ditunjukkannya tersebut adalah untuk melerai karena ada ibu yang kena injak. “Masa harus pakai cara petahana, bikin laporan, nanti kita proses,” sindir Fahri Hamzah. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.