Press "Enter" to skip to content

Tingkat Kemiskinan di Daerahnya Tinggi, Ganjar Nekad Gelar Acara Senilai Rp.18 Milyar

  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares
Apel Kebangsaan “Kita Merah Putih”

Sebuah pagelaran akbar dalam bentuk apel kebangsaan, besuk, 17/03/2019, akan digelar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang dengan tajuk “Kita Merah Putih”. Sejumlah artis yang akan meramaikan acara tersebut diantaranya adalah Slank, Armada, Letto, Nella, Virzha, Gamelawan, serta yang lain. Sedang para tokoh dan pejabat yang  kemungkinan hadir  diantaranya adalah Mahfud MD, KH. Maimoen Zubair, Jenderal Tito Karnavian serta Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Substansi dari acara tersebut sebagaimana disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memang sangat bagus yakni ingin mempersatukan masyarakat Jawa Tengah dari kemungkinan terpecahbelah akibat perbedaan pilihan politik jelang Pemilu 2019.

“Menjelang Pemilu, kami tidak ingin Jawa Tengah dirobek-robek. Untuk itu kita hadirkan semua orang, kita undang semuanya. Mereka yang belum punya hak pilihpun kita undang untuk menanamkan prinsip-prinsip kebersamaan kepada mereka,” ungkap Ganjar Pranowo pada 15/03/2019.

Gubernur Jawa Tengah ini juga memastikan, apel kebangsaan tersebut tidak ditunggangi oleh kampanye salah satu capres ataupun Parpol tertentu, karena itu tidak akan ada orasi politik serta adanya larangan membawa bendera dan atribut partai dalam bentuk apapun.

Meski substansi acara yang kemungkinan akan dihadiri 130.000 pengunjung dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tersebut layak untuk diacungi jempol, namun kritik dari berbagai pihak terus mengalir kepada Pemprov Jawa Tengah, karena anggaran untuk menggelar acara akbar itu diambilkan dari pos Satker (Satuan Kerja) Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) dengan nilai yang tidak sedikit yaitu Rp.18,086 Milyar.

Besarnya anggaran untuk menggelar acara tersebut menjadi sorotan banyak pihak, karena dua tahun yang lalu, Ganjar Pranowo pernah mengakui tingginya angka kemiskinan di provinsi yang dia pimpin.

“Acara bertema kebangsaan tidak harus selebratif dan kemasan acaranya tidak harus mewah. Tujuan dari acara tersebut memang bagus, hanya caranya yang kurang tepat. Seharusnya, penyelenggara juga memikirkan kondisi perekonomian masyarakat kita saat ini,” papar Ketua Pelita (Persaudaraan Lintas Agama) Semarang, Setyawan Budi pada 15/03/2019.

Menurut Budi, penyelenggaraan kegiatan untuk menggelorakan semangat kebangsaan dengan anggaran yang besar sangat tidak efektif jika hanya dipusatkan di satu tempat karena dampaknya tidak merata.

“Akan lebih baik jika  dipakai untuk menyelenggarakan kegiatan serupa dengan skala yang lebih kecil namun digelar secara merata di sejumlah daerah di Jawa Tengah, karena dampaknya akan semakin meluas,” kata Budi.

Tidak hanya Pemprov Jawa Tengah saja yang menjadi sorotan terkait pelaksanaan acara Apel Kebangsaan “Kita Merah Putih”, tapi juga para artis pendukung acara tersebut, utamanya Band Legendaris Slank yang jadi bulan-bulanan di media sosial twitter. Bahkan tagar #SlankMakanDuitRakyat sempat menduduki urutan pertama trending topic Indonesia pada Sabtu, 16/03/2019 dini hari dengan cuitan sebanyak 8.346 yang isinya mengejak serta meluapkan kemarahan kepada Slank. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.