Press "Enter" to skip to content

Eggi Sudjana: Ada 1.600 Kecurangan, People Power Pasti Terjadi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Eggi Sudjana

Wacana people power yang digulirkan Amien Rais saat apel siaga 313 di depan kantor KPU pada 31/03/2019 tidak menutup kemungkinan akan terjadi, apabila KPU menetapkan Jokowi-Ma’ruf sebagai pemenang dalam Pilpres 2019.

Hal tersebut disebabkan karena banyaknya dugaan kecurangan yang terjadi selama pelaksanaan Pemilu. Tercatat sekitar 1.600 kecurangan yang masuk dalam catatan BPN Prabowo – Sandi, demikian yang disampaikan Ketua TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis), Eggi Sudjana pada 22/04/2019 di gedung Bawaslu, Jakarta.

“Kami tekankan, jangan sampai tanggal 22 Mei nanti tiba-tiba yang diumumkan menang adalah Jokowi, padahal begitu banyak kecurangan dan tidak diproses dengan baik. Saya kira people power itu pasti terjadi,” ungkap Eggi yang datang ke kantor Bawaslu guna menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran Pemilu di Selangor, Malaysia, yakni adanya puluhan ribu surat suara yang sudah tercoblos untuk pasangan capres nomor urut 01.

Pengacara senior ini juga berharap, Bawaslu memberikan sanksi tegas, baik sanksi hukum maupun administrasi kepada para pelaku yang telah menciderai demokrasi sebagai pelanggar pidana pemilu.

“Menurut catatan BPN Prabowo – Sandi, telah terjadi kurang lebih 1.600 kecurangan atau kasus yang mesti diproses,” kata Eggi. Salah satu tindak kecurangan yang menurut Eggi hingga kini belum diproses adalah kasus yang ditanganinya karena hingga kini Dubes RI di Malaysia, Rusdi Kirana masih belum mendapatkan sanksi apapun.

Tidak hanya itu saja, Eggi juga berharap agar sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) dapat segera menghentikan tayangan cuick count dari sejumlah lembaga survey yang dilakukan sejumlah media televisi, karena penayangan quick count dapat menjadi salah satu sumber masalah. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.