Press "Enter" to skip to content

Kenapa TPF Kecurangan Pemilu 2019 Harus Dibentuk?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Sudirman Said

Usulan pembentukan Pansus kecurangan Pemilu 2019 yang digulirkan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mendapat dukungan penuh dari BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo – Sandi. Pansus perlu dibentuk, karena dapat dijadikan sebagai alat untuk melakukan investigasi guna menelusuri kelemahan dari prosedur, sistem serta yang lain sehingga dapat dilakukan evaluasi untuk penyempurnaan pemilu-pemilu berikutnya, demikian pendapat dari Dewan Pengarah BPN ini.

Terlebih menurut Fadli Zon, Pemilu 2019 merupakan Pemilu terburuk yang bahkan lebih buruk dibandingkan Pemilu tahun 1955.

Pembentukan Pansus dan Tim Pencari Fakta (TPF) Kecurangan Pemilu 2019 tersebut menurut Direktur Materi dan Debat BPN, Sudirman Said, tidak ada hubungannya dengan kalah-menang dalam Pemilu, karena keduanya merupakan hal yang berbeda.

“Kan 02 sudah mengklaim menang, mengapa mesti ribut soal kecurangan? Itu dua hal yang berbeda,” ungkap Sudirman Said di Media Center BPN, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, 26/04/2019.

Bagi Sudirman, meski deklarasi kemenangan Pilpres 2019 sudah dilakukan oleh pihaknya, namun kecurangan tetap harus diungkap untuk menjaga kedaulatan rakyat dan kualitas demokrasi, karena seantero negeri saat ini tengah prihatin terhadap berbagai kecurangan yang muncul mulai dari pra-pelaksanaan, pelaksanaan hingga pascapelaksanaan yang terkesan terstruktur, masif dan brutal.

“Mereka yang memiliki logika dan nurani tidak akan menutup mata melihat berbagai keanehan dan kejanggalan di seluruh Indonesia. Apapun hasilnya, hal-hal tersebut mesti diangkat ke permukaan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita sebagai pelaku demokrasi kepada rakyat yan memiliki kedaultan,” tegas Sudirman.

Sudirman juga berharap, jika TPF nanti terbentuk, dapat diberi akses untuk menggali fakta ke semua stakeholder, seperti KPU, Bawaslu, kepolisian, bahkan BIN, karena selama ini muncul persepsi bahwa kepolisian dan BIN diarahkan untuk melakukan operasi-operasi yang memihak kepada salah satu paslon.

Tidak hanya mendukung usulan pembentukan TPF, pihak BPN melalui juru bicaranya, Andre Rosiade bahkan menantang TKN untuk menyetujui usulan pembentukan TPF Kecurangan Pemilu 2019.

“Berani nggak bikin TPF yang isinya BPN, TKN, KPU, Bawaslu, DKPP, LSM, Ormas, para pakar, pengamat, bila perlu mahasiswa. Kalau nggak curang pasti berani,” kata Andre di kantor BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatran, 26/04/2019.

Selain TKN, Andre juga menantang KPU untuk mendukung pembentukan TPF Kecurangan  Permilu 2019, karena Bawaslu sudah memberikan lampu hijau. “Begitu juga dengan KPU, kalau nggak curang kenapa takut? Bawaslu saja mau,” kata Andre. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.