Press "Enter" to skip to content

SBY & Zulhas Akui Kemenangan Jokowi – Ma’ruf, BPN Tinggal Gerindra & PKS

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta

Lewat video berdurasi 9 menit yang diunggah Partai Demokrat di youtube, Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono memberikan ucapan selamat kepada capres dan cawapres terpilih, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Dengan terpilihnya Jokowi – Amin, SBY berharap dapat menjadi awal bagi bersatunya kembali bangsa Indonesia yang sempat terbelah.

“Mengiringi ucapan selamat saya kepada Bapak Joko Widodo dan Bapak Ma’ruf Amin dalam kapasitas saya sebagai Presiden RI keenam atas kepercayaan rakyat yang diberikan kepada Bapak berdua untuk memimpin Indonesia lima tahun mendatang,” kata SBY.

SBY juga bersyukur dan menyampaikan apresiasi atas pernyataan Jokowi yang akan menjadi pemimpin, pengayom dan berjuang demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Komitmen seperti itulah menurut SBY yang selalu ditunggu-tunggu oleh rakyat, baik mereka yang memilih Jokowi – Ma’ruf maupun yang tidak.

“Inilah awal yang baik bagi rukun dan bersatunya kembali bangsa Indonesia yang hampir setahun berada dalam kontestasi yang keras dan polarisasi yang ekstrim. Ini juga awal yang indah bagi rekonsiliasi dan bersatunya kembali anak bangsa secara terhormat,” ungkap SBY.

Melalui video yang sama SBY juga mengucapkan syukur karena pasangan Prabowo – Sandi menempuh jalur konstitusi terkait penolakan dan gugatan hasil Pilpres. Tidak lupa dia sampaikan apresiasi atas sikap Prabowo yang meminta para pendukungnya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum.

“Apapun hasil gugatan Pak Prabowo ke MK nanti, sejarah akan mencatat, Bapak adalah seorang konstitusionalis dan sseorang yang menghormati pranata hukum serta champion of democracy. Sebuah legacy yang akan dikenang dengan indahnya oleh generasi mendatang,” demikian pemaparan SBY dalam pidatonya.

Sebelum SBY memberikan ucapan selamat atas kemenangan Jokowi – Ma’ruf, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) sudah terlebih dahulu mengakui kemenangan capres nomor urut 01.

“Kita mengakui kemenangan Pak Jokowi, Pileg dan DPD dengan bebeerapa catatan, tadi 5 dapil kami gugat. Soal Pilpres, kami akui hasil KPU, dan BPN punya hak untuk menggugat ke MK. Ditunggu tiga hari ke MK,” kata Zulhas di kompleks Parlemen pada 21/05/2019.

Selain mengakui kemenangan Jokowi – Ma’ruf, Zulhas juga tetap menghormati BPN yang melayangkan gugatan sengketa Pemilu ke MK serta meminta BPN beradu argumentasi dengan menyampaikan bukti-bukti kecurangan Pemilu.

“BPN bisa menyampaikan, ini lho masalahnya, curangnya. Jadi kita masuk ke dalam institusi resmi yang memang diperintahkan oleh konstitusi. Disitu bisa bertarung, tetapi bertarungnya dalam gedung, tarung data,” kata Zulhas.

Melalui pernyataan resmi dari Ketua Umumnya atas kemenangan Jokowi – Ma’ruf, meski secara tersirat Partai Demokrat dan PAN telah menunjukkan sikapnya bahwa kedua partai tersebut tidak menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 dari KPU.

Sehingga meski belum secara resmi menyatakan keluar dari koalisi Indonesia Adil Makmur, namun secara tersirat kedua partai tersebut telah keluar dari barisan pendukung Prabowo – Sandi. Sehingga BPN kini hanya tinggal Partai Gerindra dan PKS. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.