Press "Enter" to skip to content

Tim Hukum BPN Janji Hadirkan Alat Bukti yang Mencengangkan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Nicholay Aprilindo

Dicemooh, dibully dan dipandang sebelah mata, kesan itulah yang tertangkap dari pendapat sejumlah pihak saat mengomentari 51 alat bukti yang diserahkan Tim Hukum BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo – Sandi ke MK (Mahkamah Konstitusi). Pasalnya, dari 51 alat bukti tersebut, 35 diantaranya berupa kliping media cetak dan link berita  media online yang dinilai hanya alat bukti sekunder yang tidak memiliki kekuatan dalam persidangan jika tidak didukung dengan bukti primer.

Menanggapi penilaian sejumlah pihak yang merasa pesimis Prabowo dapat memenangkan persidangan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 di MK disebabkan karena alat bukti yang dibawa Tim Hukumnya, salah seorang anggota Tim Kuasa Hukum BPN, Nicholay Aprilindo dengan tegas mengatakan. “Kami bukan orang stupid, orang bodoh. Tim lawyer di 02 banyak orang pintar. Ada aktivis, ada lawyer, ada semua!”

Sebanyak 51 alat bukti yang diserahkan ke MK, menurut Nicholay hanya merupakan alat bukti awal yang nantinya akan disusul dengan alat bukti-alat bukti yang lain. “Teman-teman media perlu meluruskan, agar masyarakat mengetahui. Supaya tidak muncul berita-berita hoaks dan kami dibully karena dikira minim alat bukti. Kami memiliki alat bukti yang sangat signifikan dan valid,” papar Nicholay dalam sebuah diskusi yang digelar pada 29/05/2019 di Media Center Prabowo – Sandi, JL. Sriwijaya, Jakarta Selatan.

Alat-alat bukti tersebut, tambah Anggota Direktorat Komunikasi dan Media BPN ini, saat ini sedang dipersiapkan dan hampir mendekati final sebelum nantinya diungkap saat persidangan. “Jadi kami tidak ingin memberikan alat bukti abal-abal. Kami ingin mempertahankan dengan alat bukti yang valid.”.

Dengan seluruh alat bukti yang akan dipaparkan saat persidangan di MK, Nicholay yakin akan dapat membuktikan kecurangan TSM (terstruktur, sistematis, masif) yang terjadi selama pelaksanaan Pemilu 2019.

Nicholay sendiri tidak mengungkapkan alat-alat bukti yang dimaksud secara transparan dan hanya menyampaikan kalau alat-alat bukti tersebut terkait dengan penggelembungan perolehan suara. Namun dia menegaskan bahwa alat-alat bukti tersebut bakal mengejutkan.

“Pada saat pembuktian di persidangan, teman-teman nanti lihat sendiri. Pasti akan tercengang,” pungkas Nicholay. (AGK)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.