Press "Enter" to skip to content

Polisi Tembakkan Gas Air Mata Ke Dalam Pusat Perbelanjaan!

  •  
  •  
  •  
  •  
Polisi Hong Kong tembakkan gas air mata bubarkan demonstran

Polisi Hong Kong kembali menembakkan gas air mata pada hari Minggu kemarin untuk membubarkan pengunjuk rasa pro-demokrasi yang memenuhi sebuah stasiun kereta api dan pusat perbelanjaan di kota semi otonom yang dikuasai rejim Beijing semenjak 1997.

Peristiwa ini menjadi aksi bentrokan terbesar setelah demonstrasi yang dimulai semenjak Juni lalu. Pengunjuk rasa Hong Kong menggunakan segala kreativitasnya untuk melakukan demonstrasi setelah pemerintah eksekutif mengabaikan tuntutan mereka. Aksi Hit & Run, bergerilya di setiap stasiun metro dan pusat perbelanjaan menjadi salah satu strategi mereka.


Mereka berjuang membuat rantai manusia dengan bergandengan tangan menyanyikan “Fight for freedom” dan “Liberate Hongkong”, salah satu yang terbesar adalah Minggu di New town Plaza, kota Sha Tin.

Para pengunjuk rasa pro-demokrasi menyerukan boikot bisnis yang dianggap pro-Beijing dan membuat rantai kertas kwitansi dari toko-toko itu, yang kemudian digantung di seberang mal. Para aktivis sempat mencurigai dan membuntuti seorang pria yang diyakini sebagai mata-mata pro Beijing saat aksi tersebut.

Ribuan orang membanjiri Yoho Mall di distrik Yuen Long untuk menandai dua bulan aksi kekerasan sekelompok preman berbaju putih misterius yang mengejar dan menyiksa para pengunjuk rasa dan penumpang metro di Yuen Long. Saat itu meski polisi muncul namun respon mereka sangat lambat dan bahkan tidak bergerak sama sekali ketika aksi kekerasan sekelompok preman tersebut terjadi.

Aksi damai tersebut menjadi tercerai berai setelah polisi merangsek memasuki mall hingga ke stasiun bawah tanah dan menembakkan gas airmata. Para pengunjuk rasa sepertinya akan menggunakan momentun hari nasional China pada 1 oktober mendatang hingga tuntutan mereka terpenuhi.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.