Press "Enter" to skip to content

Perusahaan China Paksa Karyawan Tidak Ikut Demonstrasi

  •  
  •  
  •  
  •  

Beijing menggunakan pengaruhnya di sektor bisnis tekan demonstrasi di Hong Kong?
Selama rentang 16 minggu ini semenjak Juni lalu para pengunjuk rasa pro demokrasi telah turun ke jalan menentang pemerintah eksekutif Hong Kong

yang kebijakannya dirasa sangat pro Beijing.

Kebijakan-kebijakan yang mencederai sistem demokrasi di negeri otonom tersebut mencapai puncaknya ketika digulirkannya RUU Ekstradisi yang memungkinkan dikirimnya warga Hong Kong yang terlibat kasus kriminal ke China daratan.

Rakyat Hong Kong merasa Beijing mulai meningkatkan pengaruh dan kontrolnya ke negeri otonom tersebut. Seorang jurnalis Aljazeera, Scott Heidler melaporkan bahwa Beijing bahkan telah menggunakan pengaruh bisnisnya untuk menekan gerakan pengunjuk rasa Hong Kong.

Baca juga: Indonesia Targetkan 5.5 Juta Hektar Kebun Sawit Bersertifikat Akhir 2019

Beberapa analis mengatakan bahwa Beijing menekan perusahaan-perusaan China yang beroperasi di Hong Kong untuk ‘membuat’ karyawannya menjadi pro Beijing.

Sumber: www.aljazeera.com

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.