Press "Enter" to skip to content

Skema Utang Tidak Transparan, Tajikistan Serahkan Tambang Mineral Langka Pegunungan Pamir Ke China!

  •  
  •  
  •  
  •  
Tajikistan serahkan pegunungan Pamir ke perusahaan tambang China

Dewan Perwakilan Rakyat Tajikistan telah menyetujui untuk meratifikasi perjanjian yang memberikan hak kepada perusahaan China atas sebuah pertambangan mineraldi pegunungan Pamir, bersebelahan dengan provinsi Turkistan Timur yang dihuni bangsa Uighur. Pemberian hak tersebut merupakan sebuah dukungan terhadap hari peringatan Republik Rakyat China yang jatuh pada 1 Oktober lalu.

Berdasarkan laporan media lokal, Radio Ozodi, lokasi pertambangan tersebut tepatnya berada diketinggian m di distrik Murghab. Hal pertambangan tersebut akan diberikan kepada perusahaan pertambangan China, Kashgar Xinyu Dadi Mining Investment, yang telah lebih dahulu menempatkan base nya di Turkistan Timur alias Xinjiang, China.

Sedianya perjanjian itu adalah untuk pengembangan sebuah pertambangan perak. Namun pegunungan Pamir di Tajikistan terkenal dengan kekayaan mineralnya. Berdasarkan situs mindar.org, pegunungan yang terletak di wilayah Tajikistan, Asia tengah tersebut memiliki deposit mineral yang luar biasa besarnya seperti batu permata, uranium, tembaga, Beryllium, Vanadium, perak, timah, dan sejenis pegmatit granit kompleks, metamorf tingkat tinggi, dan serpentinit.

Wikipedia mencatat bahwa sejarah ditemukannya deposit batu permata berkualitas di pegunungan Pamir dimulai di era awal 1980an. Namun demikian pertambangan batu bara telah lama ada semenjak wilayah itu masih dikuasai Sofviet.


Kesepakatan tersebut awalnya ditandatangani pada 14 Juni lalu saat Presiden Xi Jinping mengunjungi Tajikistan guna membicarakan kesepakatan bilateral keduabelah pihak. Pada kesempatan itu juga dibahas perjanjian mengenai ‘hibah’ yang diberikan ke negara Tajikistan serta penerusan pekerjaan konstruksi jalur kereta di wilayah Bokhtar-Kulyab.

Baca juga: Gagal Bayar Utang, Diam-Diam China Telah Ambil Alih Bandara Udara Zambia!

Menurut Radio Ozodi, Dadi Mining Investment dari Kashgar Xinyu telah mengalokasikan $ 39,6 juta untuk pertambangan tersebut.

Perusahaan China Bebas Bea Cukai.
Farrukh Hamralizoda, kepala Badan Investasi Nasional Tajikistan, mengatakan bahwa pertambangan itu akan dikembangkan selama periode tujuh tahun. Selama waktu itu perusahaan China akan diberikan kebebasan dari semua kewajiban pembayaran pajak dan bea cukai. Berdasarkan perjanjian, enam puluh persen pekerja di lapangan akan berasal dari warga negara Tajik, sedangkan spesialis yang tersisa akan datang dari Cina.


Namun demikian aturan dari kesepakatan ini tidak diungkapkan secara publik.

Sekitar 1.38 milyar USD yang mencakup hampir separuh total utang luar negeri Tajikistan, 1.38 milyar USD, berasal dari China. Tidak transparannya sikap pemerintah Tajikistan terhadap skema pembyaran utang ini memicu kecurigaan bahwa pemerintah bermaksud mencari jalan pintas dengan memberikan hak kepada perusahaan China untuk melakukan pertambangan di pegunungan yang kaya mineral tersebut.

Hamralizoda mengatakan kepada Radio Ozodi bahwa logam yang diekstraksi di Pamir akan diekspor dalam bentuk mentah.

Sumber: https://eurasianet.org/tajikistan-gifts-silver-mine-license-to-chinese-company

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.