Press "Enter" to skip to content

China Penjarakan Wanita Muslim Uyghur 19 tahun Karena Memakai Hijab!

  •  
  •  
  •  
  •  
Erlan Qabden, 51 tahun, dipenjara 19 tahun karena memakai hijab.

Rejim komunis China tetap melakukan tindakan represi terhadap bangsa Uyghur ditengah-tengah dampak corona virus yang mewabah ke seluruh dunia. Seorang wanita Kazakh bernama Erlan Qabden, 51 tahun, dipenjara 19 tahun karena memakai hijab.

Keputusan itu diambil karena wanita Uyghur tersebut dianggap menggunakan simbol ekstrimis, melecehkan hukum dan melakukan provokasi yang bisa menimbulkan masalah.

Berita ini dituliskan oleh Arslan Hidayat, seorang aktivis pembebasan #Uyghur  dalam akun twitternya @arslan_hidayat baru-baru ini.

Erlan Qabden adalah satu dari ratusan ribu bahkan jutaan bangsa Uyghur yang ditahan dan dikirim ke ‘re-education camp’ oleh rejim komunis China sejak beberapa tahun terakhir. Dunia internasional bahkan telah berkali-kali mengecap terhadap aksi kekerasan terhadap dan pelanggaran hak azasi manusia atas bangsa Uyghur di negara otonom yang dianeksasi China sejak tahun 1949 ini. Meski demikian, rejim China tetap bergeming.

Beijing menurut theconversation.com, menganggap bangsa Uyghur adalah bangsa terbelakang. Keberadaan bangsa ini dan keterikatannya dengan agama adalah sebuah hambatan bagi sebuah kemajuan bangsa China.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.