Press "Enter" to skip to content

China Ambil Alih Peran Pemerintah Dan Kepolisian!

  •  
  •  
  •  
  •  
Kepolisian Zambia membatalkan rencana mempekerjakan warga negara Cina menyusul kemarahan publik.

China melalui partai komunisnya berhasil menerobos jauh kedalam sistem pemerintahan negara Zambia. Hasil investigasi TheGuardian Desember 2019 lalu menunjukkan negara yang terletak tepat di tengah benua africa ini memiliki utang luar negeri yang diperkirakan sebesar 35% dari PDB nya. Angka ini akan terus melonjak pada 2020 ini. Sebagai produsen tembaga terbesar kedua di Afrika, Zambia adalah contoh nyata bagaimana sebuah negara terjebak utang China yang meliputi setidaknya 15 negara di Afrika, termasuk didalamnya Djibouti dan Kongo.

Kekuatiran akan jatuhnya negara-negara Afrika akibat jebakan utang China ini sempat beberapa kali diangkat menjadi isu global, salah satunya oleh pemilik akun United African States @UASUnitedAfric1, yang mengisukan campur tangan China dalam sistem pemerintahan hingga ke jajaran polisi akibat kegagalan bayar utang.

Keberadaan warga negara China yang menjadi polisi di Zambia sebenarnya bukan isu baru. Pada akhir 2018 lalu, rakyat Zambia juga pernah dibuat geram akibat keputusan pemerintahnya yang mengizinkan orang asing (China) bekerja menjadi polisi di negara tersebut.


Zambia Watch pernah mengusulkan untuk menyelidiki siapa yang merekrut orang asing ke dalam jajaran kepolisian Zambia.

“Ketika kami melihat seragam polisi, itu menandakan identitas kami. Ini menandakan kedaulatan kami,” tegas Dickson Jere, seorang pengacara dan bekas juru bicara kepresidenan. Jere mengatakan juga, konstitusi Zambia jelas mengatur hal ini.

“Bagaimana perasaan kita melihat seorang polisi dan memberi hormat kepada seorang warga negara Cina di negara kita sendiri?”

Kemarahan dan protes rakyat Zambia telah membuat kepolisian Zambia membatalkan rencana mempekerjakan warga China 24 jam setelah ide tersebut diluncurkan.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.