Press "Enter" to skip to content

Tolak Ikuti Kontes Minum Bir di Bulan Ramadan, Wanita Uyghur Diancam Penjara!

  •  
  •  
  •  
  •  
Wanita Uyghur dipaksa ikut kontest minum bir pada bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan suci bagi umat Islam, dimana seluruh kaum muslimin diwajibkan berpuasa. Namun bagi muslim di Cina, khsususnya di daerah Turkistan Timur yang sekarang dinamai Xinjiang setelah dianeksasi Cina, bulan Ramadhan menjadi sebuah dilema.

Setelah tahun-tahun sebelumnya, tindakan represif rejim komunis Cina yang melarang adanya kegiatan berpuasa dengan menempatkan seorang petugas untuk tinggal disetiap rumah penduduk Uyghur untuk mengamati dan melaporkan jika ada aktivitas ibadah yang dilakukan oleh pemilik rumah seperti shalat dan puasa.


Namun sebuah tindakan lain yang luput dari perhatian adalah adanya kontes minum bir yang sengaja diadakan setiap bulan ramadhan. Kontes minum bir ini mengambil peserta dari penduduk Uyghur secara acak. Peserta harus menunjukkan aksi minum bir di tempat-tempat umum. Mereka yang menolak diancaman dikirim ke ‘kamp pendidikan ulang’. Hal ini juga pernah dilaporkan tahun lalu oleh media YeniSafak.com dimana muslim Uyghur juga dipaksa makan babi pada bulan ramadhan.


Erkin Sidick, aktivis Uyghur pemilik akun twitter @ErkinSidick menuliskan bahwa wanita-wanita Uyghur juga menjadi sasaran kontes minum bir, disamping itu sebuah mesjid telah dihancurkan di daerah Xinjiang bulan Ramadhan ini.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DaimcaNews © 2018-2019.