Press "Enter" to skip to content

Posts published in “Politics”

Surat Suara tercoblos di Malaysia, KPU Terkesan Remehkan Masalah

Jimly Asshiddiqi

Rasa prihatin diungkapkan mantan Ketua MK (Mahkamah Konstitusi), Jimly Asshiddiqi, atas sikap dari sejumlah komisioner KPU (Komisi Penmilihan Umum) yang terkesan memandang remeh terhadap kasus ribuan Surat Suara yang tercoblos di Malaysia. Padahal, menurut Jumly, KPU seharusnya menjelaskan persoalan tersebut dengan cara yang profesional dan tidak serampangan.

“Pernyataan KPU terkesan menyederhanakan masalah,” ungkap Jimly pada 14/04/2019.

Apa yang disampaikan mantan Ketua MK tersebut didasarkan pada penyataan Ketua KPU, Arief Budiman yang mengatakan kalau Surat Suara yang tercoblos merupakan hal yang biasa. Selanjutnya pada Minggu,14/04/2019, komisioner KPU, Ilham Saputra berkomentar bahwa puluhan ribu Surat Suara tercoblos di Malaysia tidak dimasukkan dalam penghitungan karena dianggap ‘sampah’.

“Kami tidak menghitung surat suara yang ditemukan itu. Dianggap sampah saja,” kata Ilham.

Dalam pernyataannya, KPU juga meragukan keaslian Surat Suara yang tercoblos meski sebelumnya pihak Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) menyatakan kalau Surat Suara yang tercoblos adalah asli.

Sementara itu, terkait asli tidaknya Surat Suara yang tercoblos di Malaysia, KPU masih belum dapat memberikan jawaban yang pasti, karena Surat Suara yang tercoblos tersebut berada dalam penguasaan Kepolisian Diraja Malaysia dan KPU tidak mendapatkan ijin untuk mendeteksi secara langsung.

Pernyataan serampangan dari komisioner KPU tersebut, menurut Jimly dapat menimbulkan kecurigaan masyarakat, dan KPU semestinya menjelaskan kepada publik tentang duduk permasalahannya serta memberikan tindakan tegas terhadap kasus tersebut.

“Saat ini masyarakat dalam kondisi dilanda persaingan ketat. Bahkan seolah pertarungan antara hidup dan mati. Mereka ingin tahu lebih jelas dan tegas bahwa kasus ini merupakan kejahatan demokrasi yang serius,” ungkap mantan ketua DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) ini.

Untuk itu Jimly meminta kepada KPU dan Bawaslu agar bersikap tegas terkait persoalan Surat Suara yang tercoblos di Malaysia tersebut, “Apa penjelasan kasusnya serta apa tindakan tegas yang akan diambil oleh KPU terkait dengan permasalahan ini,” kata Jumly. (AGK)