Press "Enter" to skip to content

Posts published in “Technology”

Data Facebook Bocor, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Data Facebook Bocor
Data Facebook Bocor

Data Facebook bocor menjadi topik teratas dalam pencarian mesin raksasa Google. Maklum saja, sejak merebaknya kabar tersebut, dunia menjadi gempar. Hal ini tidak lepas dari banyaknya pengguna Facebook di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Tercatat ada sekitar 87 juta akun global yang telah digunakan secara ilegal oleh Cambridge Analytica. Cambridge Analytica sendiri merupakan firma konsultan politik yang jasanya pernah digunakan oleh Donald Trump saat kampanye pilihan presiden Amerika Serikat.

Kabarnya, data asal Indonesia yang bocor telah menembus angka 1 juta. Hal ini sukses membuat pengguna Facebook khawatir. Bahkan media sosial paling terkenal di dunia ini terancam ditutup oleh pemerintah Indonesia.

Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan?

Cara Menyikapi Data Facebook yang Bocor

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tidak panik. Panik hanya akan membuatmu semakin bingung. Coba tarik napas dan keluarkan secara perlahan lalu cek notifikasi yang dikirimkan pihak Facebook.

Dalam notifikasi tersebut Facebook memberikan sejumlah cara termudah untuk mengatasi kebocoran data. Cara ini dapat digunakan oleh pihak yang merasa dirugikan akibat masalah tersebut hingga orang yang khawatir menjadi korban selanjutnya.

Adapun cara yang diberikan oleh Facebook, antara lain sebagai berikut.

  • Hapus Akun

Jika kamu sangat cemas dan menjadi parno karena data Facebook bocor, langkah paling dramatis yang bisa kamu pilih adalah menghapus akun. Cara ini akan membuat seluruh data yang terekam tidak dapat dipulihkan. Oleh karena itu, sebelum kamu menghapus akun Facebook pastikan untuk mengunduh semua data lebih dulu.

  • Nonaktifkan Akun

Cara kedua yang bisa kamu pertimbangkan adalah menonaktifkan akun Facebook selama beberapa waktu. Berbeda dengan hapus akun, menonaktifkan akun Facebook hanya akan membekukan saja, sifatnya sementara. Kamu bisa memulihkan akun Facebook kapan saja.

Tinjau Beberapa Hal Ini

Selain cara di atas, kamu wajib melakukan peninjauan akun. Bisa jadi karena beberapa hal, kamu sendiri yang telah menciptakan peluang kebocoran data. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan sejumlah hal di bawah ini.

  • Minimize Apps

Kabarnya kebocoran data Facebook bukan hanya berasal dari internal perusahaan, melainkan juga dari aplikasi yang kamu hubungkan dengan Facebook. Contohnya, aplikasi “Clash of Clans” atau “What is Your Inner Age” yang ternyata menjadi “media” kebocoran data.

Cara terbijak yang bisa kamu lakukan adalah menginstal aplikasi yang diperlukan saja. Kurangi aplikasi gratis karena mereka mendapatkan uang dari hasil menjual informasi milik pengguna Facebook.

Jangan lupa untuk melakukan peninjauan secara berkala dan memperbarui pengaturan privacy, termasuk kata sandi untuk meminimalkan peluang kebocoran data.

  • Logins

Pastikan untuk masuk ke halaman utama Facebook melalui situs atau aplikasi resmi. Di luaran banyak sekali situs dan aplikasi yang memberikan Anda pilihan untuk login. Kamu boleh saja menggunakan fasilitas tersebut, tetapi selalu gunakan kata sandi yang berbeda ya! Tujuannya, agar data kamu terjaga dan tidak disalahgunakan.

  • Sharing

Meski Facebook adalah media bebas, bukan berarti kamu bisa membagikan apapun tanpa memikirkan akibatnya. Berbagilah dengan bijak. Jangan umbar hal yang masuk ranah pribadi untuk konsumsi publik.

Data Facebook bocor memang berdampak buruk bagi pengguna yang merasa dirugikan. Namun, ambil sisi positifnya. Di mana hal ini menjadi pengingat supaya kamu lebih bijak dalam menggunakan media sosial. (efs)

Baca juga: Presiden Soekarno pernah menyelamatkan Universitas Al Azhar dari penutupan. Bagaimana ceritanya?