Press "Enter" to skip to content

Nusron Wahid, “Jokowi tidak gagal.. tergantung dari sudut pandang!”

Karni Ilyas- Indonesia Lawyer Club

Pada Indonesia Lawyer Club (ILC) yang digelar TVOne 27 Februari 2018 malam tadi, Karni Ilyas sebagai presenter pembawa acara mengundang  Nusron Wahid sebagai salah satu nara sumber.

Meski sempat terkena isu 2016 lalu, perihal pertukaran nama dari Nusron Purnomo ke Nusron Wahid dengan alasan agar masih dianggap keluarga dengan presiden ke-3 RI (Abdurrahman Wahid), politikus yang juga merupakan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor ini, tetap mempertahankan namanya hingga sekarang.

Pada satu sesi dimana, dibahas mengenai pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pemerintah dalam mencapai target, Nusron dalam kesempatan yang diberikan menyatakan pemerintah tidak gagal. Fadli Zon, politisi yang berasal dari Partai Gerindra sempat memotong pembicaraan Nusron yang mengatakan bahwa, janji pemerintah adalah 7% yang dibenarkan oleh Nusron Wahid.

Ketika ditanyakan mengenai kenyataan target yang tercapai, Nusron mengatakan angka 5% dari dari target yang dijanjikan 7% bukanlah sebuah kegagalan.

Politisi yang pernah duduk menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 ini menyatakan kalau, tidak tercapainya target pemerintah bukanlah sebuah kegagalan, tergantung dari sisi pandang melihatnya. Hal ini langsung disambut oleh gelak tawa para tamu yang hadir langsung malam itu di studio.

Karni Ilyas yang melihat suasana yang mulai sedikit memanas, segera memotong perdebatan dengan mengatakan bahwa kedua-duanya benar, dan pemerintah dalam hal ini tidak gagal, tapi hampir tercapai.

Dunia Twitter sempat menjadi ramai sesaat setelah ILC berakhir.  Salah satu akun twitter yang bernama Eka Kurnia mengatakan bahwa Nusron Wahid saat ini selalu dipermalukan ketika tampil di ILC.


Akun twitter, Pak Bayan, yang merupakan penggemar setia acara ILC, menyarankan  untuk mengundang satu tokoh lain dari Australi, setelah Ahmad Sahal, Tsamara, Abu Janda, dan terakhir Nusron Wahid.

Tidak disebutkan disini, siapa tokoh lain dari Australi, yang sepertinya juga satu barisan dengan Nusron Wahid cs.