Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “Palestina”

Gaza Berdarah, Tel Aviv Pesta Pora!

Dengan hanya dipisahkan oleh jarak kurang dari 50 mil, pemandangan adegan-adegan pertumpahan darah yang mengerikan setelah batas akhir protes besar-besaran menentang program “Gaza March of Return” berakhir yang ditandai dengan langkah bersejarah pemindahan kedutaan AS ke Yerusalem terlihat sangat kontradiktif dengan apa yang terjadi di Tel Aviv. Hari ini Israel merayakan kemenangan seorang biduannya dalam kontes lagu Eurovision.

Ribuan penggemar Netta Barzilai pada hari Senin (14/5/2018) bersorak menyambut kedatangan penyanyi berusia 25 tahun tersebut di Tel Aviv. Barzilai, 25, diumumkan sebagai pemenang kontes Eurovision pada hari Sabtu, dua hari sebelumnya..


Kemenangan Barzilai di Lisbon adalah kemanangan keempat Israel dalam kontes lagu super mewah, yang ditonton oleh lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia. Hal ini menjadikan mereka mereka memperoleh hak untuk menyelenggarakan acara tahun depan, yang akan menjadi yang pertama bagi Israel sejak 1998.

Sementara itu sarga Palestina berunjuk rasa di Gaza pada hari Selasa ini untuk pemakaman sejumlah orang yang tewas oleh pasukan Israel sehari sebelumnya. Di sepanjang perbatasan Gaza-Israel, pasukan Israel mengambil posisi untuk menghadapi hari terakhir yang dari kampanye protes Palestin terhadap pendudukan Gaza.

Kekerasan Senin di perbatasan, yang terjadi ketika Amerika Serikat membuka kedutaan baru di Yerusalem, adalah yang paling berdarah bagi Palestina sejak konflik Gaza 2014.

Korban tewas meningkat menjadi 60 semalam setelah bayi berusia delapan bulan meninggal karena gas air mata yang keluarganya katakan dia menghirup di sebuah kamp protes pada hari Senin. Lebih dari 2.200 warga Palestina juga terluka oleh tembakan atau gas air mata.

Sebuah Pembantaian Massal

Para pemimpin Palestina menyebut peristiwa hari Senin sebagai sebuah pembantaian, dan taktik Israel menggunakan tembakan langsung terhadap para pengunjuk rasa telah menarik perhatian dan kecaman di seluruh dunia.


Berbeda dengan adegan kekerasan di Gaza, pejabat dan tamu dari Israel menghadiri upacara di Yerusalem untuk membuka Kedutaan AS setelah relokasi dari Tel Aviv.

Langkah ini memenuhi janji oleh Presiden AS Donald Trump, yang pada bulan Desember mengakui kota suci itu sebagai ibu kota Israel.

Netanyahu berterima kasih kepada Trump karena “memiliki keberanian untuk menepati janji Anda”.

Senator AS, Tim Kaine, pemimpin Partai Demokrat di subkomite hubungan luar negeri yang mencakup wilayah itu, mengatakan kepada Reuters bahwa situasinya “tragis” dan mengatakan “Ini tidak dipandang sebagai upaya AS untuk memecahkan masalah, itu dilihat sebagai AS hanya menjauh dari masalahnya, dan itu merupakan sesuatu yang menyedihkan. ”

Sumber: www.haaretz.com