Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “Partai Nasdem”

Demi Meraup Elektabilitas, Nasdem Serang Jokowi

Surya Paloh dan Johnny G.Plate

Tiba-tiba Partai Nasdem melalui Ketua Umumnya, Surya Paloh dan Sekjendnya Johnny G.Plate menunjukkan sikap kritisnya terhadap pemerintah dengan menyerang Joko Widodo, melalui statement yang mereka sampaikan.

Diawali dengan pernyataan Surya Paloh yang mendesak agar Presiden Joko Widodo bersikap jujur kalau memang terdapat kebocoran anggaran, disusul pernyataan Johnny G.Plate yang secara terbuka mengkritisi Jokowi dengan mengatakan bahwa impor pangan adalah kebijakan yang diambil langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Pernyataan dari kedua petinggi Partai Nasional Demokrat tersebut dilontarkan menyusul kritikan dari banyak pihak terhadap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang merupakan kader Nasdem. Kritikan itu merupakan buntut dari kebijakan impor pangan yang dianggap terlalu berlebihan.

Tujuan dari kedua petinggi Partai Nasdem ini dapat ditebak, yakni untuk menepis penilaian negatif dari masyarakat terhadap kadernya karena dinilai dapat menjatuhkan kredibilitas partai yang berujung pada anjloknya elektabilitas Nasdem. Itu sebabnya Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring, Bin Firman berpendapat bahwa langkah Paloh semata-mata hanya untuk menyelamatkan partai demi mendongkrak tingkat elektabilitas agar dapat lolos Parliementary Tresshold.

“Jika ingin elektabilitas partainya tidak tergerus, maka tidak bisa membabi buta mendukung Jokowi,” ungkap Firman. Pernyataan Sekjend Nasdem menurut Analisis Politik ini juga sebagai upaya untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa kebijakan impor yang mengundang banyak kritikan bukan merupakan tanggung jawab partainya, meskipun yang memegang jabatan Menteri Perdagangan merupakan kader Partai Nasdem.

Sayangnya, tambah Firman, karena Partai Nasdem selama ini merupakan pendukung utama petahana, membuat sikap kritis Paloh dan Plate oleh masyarakat dianggap sebagai upaya untuk “mencuci tangan” terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak populer.

Manuver yang dilakukan Paloh bersama Nasdem oleh Firman justru dinilai dapat mengobarkan sikap antipati dari pendukung petahana terhadap Nasdem. “Bukannya naik, elektabilitas Nasdem justru akan anjlok karena pemilih Nasdem mayoritas adalah pemilih Jokowi,” papar Firman.

Kritikan terhadap pernyataan Paloh dan Plate juga disampaikan oleh Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang yang akrab dipanggil OSO. Menurutnya, seorang Menteri tidak bisa dengan serta merta melemparkan tanggung jawab atas kebijakan yang dibuatnya kepada Kepala Negara.

“Masak tanggung jawab dilempar ke atas, tanggung jawab dia sendiri lah. Itulah gunanya menjadi menteri kabinet,” kata OSO di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada 13/02/2019. Karena itu, tidak selayaknya Nasdem memberikan pembelaan terhadap Enggar. “Sebab sudah sewajarnya menteri mempertanggungjawabkan perbuatan mereka untuk kepentingan rakyat,” pungkas OSO. (AGK)